Breaking News:

Tanya Jawab Kesehatan

Headset Vs Headphone, Mana yang Lebih Aman untuk Pendengaran? Ini Kata dr. Netty, Sp. THT-KL

Begini jawaban Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher dr. Netty Widiandari, Sp. THT-KL.

YouTube/Tribun Health
KESEHATAN PENDENGARAN - Headset vs headphone, mana yang lebih aman untuk pendengaran? ini kata dr. Netty, Sp. THT-KL. Diakses pada Senin (29/12/2025) 

TRIBUNWOW.COM - Penggunaan headset dan headphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang sering mendengarkan musik, menonton video, atau bekerja secara daring.

Meski terlihat serupa, banyak orang masih bertanya-tanya, mana yang sebenarnya lebih aman bagi kesehatan telinga.

Pertanyaan ini penting, mengingat kebiasaan mendengarkan suara dengan durasi lama dan volume tinggi dapat berdampak langsung pada saraf pendengaran.

Baca juga: Apa Saja Risiko Terlalu Lama Memakai Headset? Simak Penjelasan dr. Netty Widiandari, Sp. THT-KL

Pertanyaan:

Lantas, untuk kesehatan pendengaran, lebih aman headset atau headphone? 

Begini jawaban Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher dr. Netty Widiandari, Sp. THT-KL dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com. 

Jawaban:

Headset dan headphone sama-sama memiliki risiko terhadap pendengaran karena suara dari keduanya langsung masuk ke saraf telinga tanpa banyak penyaring. 

Jadi, dari sisi paparan suara ke saraf pendengaran, keduanya sama-sama tidak lebih aman jika digunakan dengan volume tinggi dan dalam waktu lama.

Namun, dari sisi kenyamanan dan risiko iritasi fisik, headphone dinilai lebih aman.

Baca juga: Apa Saja Tanda Awal Telinga Bermasalah karena Terlalu Sering Menggunakan Headset? Ini Kata dr. Netty

Headphone digunakan di luar telinga sehingga tidak bersentuhan langsung dengan liang telinga.

Sementara itu, headset masuk ke dalam liang telinga yang kulitnya sangat tipis dan mudah iritasi. 

Penggunaan headset terlalu lama dapat menyebabkan kemerahan, lecet, iritasi, bahkan infeksi jika kebersihan tidak terjaga.

Oleh karena itu, apa pun pilihan perangkatnya, cara penggunaan tetap menjadi faktor utama.

Menjaga kebersihan alat, menghindari pemakaian terlalu lama, serta menerapkan aturan 60-60 (maksimal 60 menit per hari dengan volume tidak lebih dari 60 persen) merupakan langkah terpenting untuk melindungi kesehatan telinga.

Kesimpulannya, headphone lebih aman dari sisi iritasi telinga, tetapi risiko gangguan pendengaran tetap sama jika digunakan secara tidak bijak.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan jika Terjadi Gangguan Pendengaran? Simak Jawaban dr. Netty Widiandari

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Orisa Sativa Hapsari)

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
HeadsetTelingaDokterTelinga dan Tenggorokan (THT)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved