Tanya Jawab Kesehatan
Apa Saja Faktor Risiko Stroke? Simak Penjelasan Spesialis Neurologi Yetty Hambarsari
Begini jawaban Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Hermina Solo dr. Yetty Hambarsari, Sp.N(K)., M.Kes mengenai stroke.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Tiffany Marantika Dewi
2. Faktor risiko stroke yang tidak bisa dikendalikan
Faktor ini tidak dapat diubah, meskipun risikonya tetap perlu diwaspadai seperti jenis kelamin, suku dan ras, kelainan pembekuan darah, dan kelainan bawaan pembuluh darah otak (misalnya kelainan anatomis seperti AVM).
Jadi, stroke tidak terjadi secara tiba-tiba tanpa sebab.
Ada berbagai faktor risiko di baliknya, terutama faktor yang sebenarnya bisa dikendalikan.
Oleh karena itu, menjaga tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta menerapkan gaya hidup sehat sejak dini sangat penting untuk mencegah stroke, termasuk pada usia muda.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Orisa Sativa Hapsari)
Sumber: Tribunnews.com
| Waspada Bahaya Self Medication, Bisa Bikin Penyakit Tambah Parah! Ini Penjelasan Menurut Apoteker |
|
|---|
| Jangan Sepelekan Swamedikasi, Begini Risiko jika Beli Obat Tanpa Konsultasi Apoteker |
|
|---|
| Pola Perhatian Tak Wajar Bisa Jadi Tanda Awal Child Grooming, Begini Penjelasan Menurut Psikolog |
|
|---|
| Berawal dari Perhatian hingga Berujung Ancaman, Begini Pendapat Psikolog Tentang Pola Child Grooming |
|
|---|
| Segala Jenis Manipulasi Harus Diwaspadai Orang Tua, Ini Pendapat Psikolog Tentang Child Grooming |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/HEALHTY-TALK-Jangan-Panik-Ini-Langkah-Pertama-Saat-Stroke-Terjadi.jpg)