Tanya Jawab Kesehatan
Mengapa Pengobatan TBC Sangat Lama? Simak Jawaban dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes
Begini penjelasan Dokter Spesialis Paru RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes mengenai TBC.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri tersebut biasanya menyerang paru-paru dan bisa menyebar ke organ tubuh lainnya seperti ginjal, tulang, dan otak.
Hal yang sering membuat pasien dan keluarga bertanya-tanya adalah mengapa pengobatan TBC harus berlangsung cukup lama, minimal enam bulan.
Baca juga: Bagaimana Cara Menangani Infeksi HIV? Simak Penjelasan dr. Restu Farida, Sp.Pd, M.Kes, Finasim
Pertanyaan:
Lantas, mengapa pengobatan TBC sangat lama?
Begini penjelasan Dokter Spesialis Paru RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
Bakteri TBC (Mycobacterium tuberculosis) bersifat khusus dan sulit dimatikan.
Bakteri TBC tidak seperti bakteri atau virus penyebab flu biasa.
Bakteri tersebut memiliki dinding sel tebal dan mampu "bersembunyi" di dalam tubuh, sehingga perlu obat khusus dan waktu yang lama untuk benar-benar dibasmi.
Selain itu, pengobatan TBC cukup lama karena ada dua fase pengobatan yang harus dituntaskan.
Yang pertama adalah fase intensif pada dua bulan pertama.
Pasien minum empat jenis obat, yaitu rifampisin, isoniazid, pirazinamid, etambutol.
Fase ini bertujuan untuk membunuh bakteri aktif dan menurunkan jumlah bakteri agar tidak menular lagi.
Selanjutnya, ada fase lanjutan pada bulan ketiga sampai bulan keenam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Healthy-Talk-mengenai-TBC.jpg)