Kasus Vina Cirebon

Ternyata Pegi Ditangkap saat Wudhu dan Tanpa Surat Penangkapan, Didesak Mengaku Bunuh Vina Cirebon

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pegi Setiawan saat akan meninggalkan Mapolda Jawa Barat, Senin (8/7/2024) malam. Pegi dibebaskan setelah menang dalam gugatan praperadilan status tersangka kasus Vina Cirebon. Setelah bebas dari status tersangka kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan langsung mengungkap detik-detik penangkapannya oleh pihak kepolisian.

TRIBUNWOW.COM - Setelah bebas dari status tersangka kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan langsung mengungkap detik-detik penangkapannya oleh pihak kepolisian.

Diketahui, Pegi Setiawan ditangkap Polda Jawa Barat (Jabar), pada 21 Mei 2024 lalu, setelah kasus ini viral berkat dijadikan film yang tayang di bioskop.

Penangkapan Pegi Setiawan kemudian menuai kontroversi, mulai dari tampang yang tak mirip dengan gambar DPO yang dirilis polisi, hingga munculnya bukti-bukti Pegi yang ternyata berada di Bandung saat pembunuhan Vina terjadi 2016 silam.

Pegi pun mengajukan praperadilan atas status tersangka yang disandangnya, dan berakhir dikabulkan seluruhnya oleh hakim, pada Senin 8 Juni 2024.

Baca juga: Pegi Belum Bisa Bernafas Lega, Ternyata Masih Bisa Jadi Tersangka Lagi, Ini Faktor Sebabnya

Ditangkap Tanpa Surat Penangkapan

Pegi menyebut penangkapan berlangsung di rumah mantan bosnya di Bandung, Jawa Barat.

"Awalnya kan saya di kontrakan, pas jam 09.00 WIB, saya disuruh ke rumah dinas mantan bos saya," ucap Pegi dalam tayangan KompasTV, Selasa (9/7/2024).

"Mereka kan suami istri kerja, di rumah enggak ada orang. Sedangkan di rumah kan ada anak mereka, jadi saya di situ nungguin mereka sampai ibu dan bapaknya pulang kerja sore."

Sebelum penangkapan, Pegi mengaku sempat difoto orang tak dikenal saat menjemput anak mantan bosnya di sekolah.

Kala itu, Pegi tidak menggubris aksi orang tak dikenal tersebut.

 Hingga sesampainya Pegi di rumah mantan bosnya, datang segerombol orang dan langsung melakukan penangkapan.

"Pas saya pulang dari situ, saya sampai di rumah mantan bos saya, tiba-tiba saya pas ambil wudhu langsung ditangkap," ujarnya.

Pegi menyebut tidak pernah sekali pun mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky.

Namun, pihak kepolisian terus mendesaknya untuk mengakui perbuatan tersebut.

"Pada waktu itu, polisi tetap berpegang teguh pada keyakinan mereka bahwa saya terlibat, dalang utama, pembunuh, pemerkosa," ucap Pegi.

"Mereka selalu mengatakan saya menyuruh orang lain untuk melakukan pembunuhan itu."

Halaman
12