Pilpres 2024

Masa Lalu Anies soal Utang Dikorek, Fahri Hamzah Sebut Risiko Nyapres: Ini Belum Seberapa

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan tantangan yang ia alami dalam memeroleh Opini WTP pada tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19, diunggah Senin (31/5/2021). Terbaru, Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai hal yang biasa jika masa lalu Anies kini dikorek oleh publik.

TRIBUNWOW.COM - Masa lalu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini ramai dikorek, terutama setelah ia mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden (capres) 2024 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Isu terbaru yang saat ini disorot adalah masalah utang Anies yang mencapai puluhan miliar rupiah saat maju di Pilkada DKI 2017.

Dikutip TribunWow dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, menanggapi hal ini Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa keputusan Anies maju di 2024 ada konsekuensinya yakni dibicarakan oleh publik.

Baca juga: Fakta Terbaru Isu Utang Anies Baswedan, Total Rp 92 Miliar, Erwin Aksa Kaget Dijadikan Penjamin

"Jadi memang harus diterima semua konsekuensinya," kata Fahri.

"Ini belum seberapa, bisa jadi orang-orang bisa lebih sadis kalau ngebongkar-bongkar."

Fahri lalu membandingkan Anies dengn tokoh lain yang sampai saat ini masih diam yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tetap diam meskipun telah ditinggal oleh tim relawannya.

"Keputusan dia (Anies) itu akan ada konsekuensinya," kata Fahri.

Fahri kemudian menjelaskan jika Anies deklarasi pada bulan September mendatang maka Anies tidak akan begitu ramai dibicarakan namun efek sampingnya adalah mengorbankan masa sosialisasi karena telah masuk masa perdebatan adu ide.

"Jadi sebenarnya ini tidak perlu disesali, ini biasa saja," ujar Fahri.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis DPP Pertai Golkar, Erwin Aksa kembali mengungkap fakta baru terkait utang puluhan miliar Anies Baswedan.

Dilansir TribunWow.com, Erwin Aksa mengaku kaget saat namanya dibawa-bawa dalam surat perjanjian utang Anies Baswedan dengan sejumlah pihak.

Seperti diberitakan, Anies Baswedan disebut memiliki utang Rp 92 miliar kepada Sandiaga Uno dan sejumlah pihak.

Utang itu dimiliki Anies Baswedan ketika maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, 2017 lalu.

Baca juga: Viral Bentrok Ormas Vs Penagih Utang di Bekasi, Kantor Leasing Hancur hingga Polisi Lepas Tembakan

Terbaru, surat perjanjian utang piutang Anies Baswedan dengan sejumlah pihak beredar luar di media sosial.

Ketika ditanya, Erwin Aksa mengaku tak tahu menahu namanya dicata dalam surat perjanjian tersebut.

Halaman
123