Pilpres 2024

Masa Lalu Anies soal Utang Dikorek, Fahri Hamzah Sebut Risiko Nyapres: Ini Belum Seberapa

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan tantangan yang ia alami dalam memeroleh Opini WTP pada tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19, diunggah Senin (31/5/2021). Terbaru, Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai hal yang biasa jika masa lalu Anies kini dikorek oleh publik.

Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade angkat tangan soal kontroversi utang Rp 50 miliar Anies Baswedan pada Sandiaga Uno.

Dilansir TribunWow.com, Andre Rosiade mengaku tak tahu alasan Sandiaga Uno akhirnya mengungkit utang tersebut.

Namun, Andre Rosiade tak menampik cukup merasa kecewa saat Anies Baswedan maju sebagai calon presiden melalui Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Bukan tanpa alasan, Andre Rosiade menyebut Anies Baswedan tak berpamitan pada Partai Gerindra.

Padahal, Partai Gerindra-lah yang mengusung Anies Baswedan hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta, 2017 lalu.

Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Minggu (12/7/2020). Terbaru, Andre Rosiade buka suara soal pencalonan Anies Baswedan di Pilpres 2024. (Youtube/Talk Show tvOne)

Baca juga: Hendri Satrio soal Utang Rp 50 M Anies Baswedan pada Sandiaga Uno, Pastikan Lunas meski Tak Bayar

Hal itu diungkapkan Andre Rosiade dalam kanal YouTube tvOneNews, Rabu (7/2/2023).

"Mas Anies kami usung, kami dukung dan kami bantu pembiayaannya, pamit pun tidak sama sekali dengan Pak Prabowo dan Partai Gerindra," ucap Andre.

"Mohon maaf ini fakta, kami sudah dukung, kami sudah usung, kulonuwun sama sekali enggak."

Andre memastikan utang piutang antara Anies dan Sandiaga Uno memang benar adanya.

Ia pun menyinggung soal perjanjian di awal utang Rp 50 miliar tersebut.

"Tapi yang jelas soal perjanjian apa pun itu, perjanjian itu ada," ucapnya.

"Yang bisa buka hanya tiga orang, Pak Prabowo salah satu yang menandatangani tapi Pak Prabowo sudah menginstruksikan pada kami tidak usah diungkit lagi."

"Hak Mas Anies untuk maju jadi presiden, kita tidak akan menghalangi, tidak ungkit."

"Kemudian kedua Mas Sandi sebagai salah satu pelakunya, atau Mas Anies sendiri yang bicara betul enggak ada perjanjian atau tidak," sambung Andre.

Kendati demikian, Andre mengaku tak tahu alasan Sandiaga akhirnya mengakui adanya utang piutang tersebut.

"Wallahualam saya terus terang enggak tahu, pimpinan juga kaget Bang Sandi mengungkapkan hal itu," tukas Andre. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait