Kepolisian nasional Spanyol mengatakan mereka menerima telepon dari kedutaan Ukraina pada pukul 13.20 waktu setempat pada hari Rabu.
Telepon tersebut memberi tahu mereka bahwa sebuah surat telah terbakar saat ditangani oleh seorang karyawan.
Petugas dikirim ke kedutaan, yang berada di timur laut Madrid, untuk memasang garis pertahanan di tempat kejadian sementara penjinak bom Tedax bekerja di lokasi.
Detektif, dibantu oleh penyelidik forensik dan intelijen, tengah mendalami insiden tersebut dan penyelidikan lebih lanjut akan dipimpin oleh pengadilan pidana tertinggi Spanyol, Audiencia Nacional.
Kantor berita negara Spanyol, Efe, mengutip sumber polisi yang tidak disebutkan namanya mengatakan surat itu berisi bahan peledak rakitan dan telah ditujukan kepada duta besar tetapi dibuka oleh seorang penjaga keamanan di taman kedutaan.
Dmytro Kuleba, menteri luar negeri Ukraina, mendesak semua kedutaan negara untuk memperketat langkah-langkah keamanan.
Pemerintah Ukraina juga mendesak rekan-rekan Spanyolnya untuk mengambil langkah-langkah mendesak untuk menyelidiki serangan itu.
"Siapa pun yang bertanggung jawab tidak akan berhasil mengintimidasi diplomat Ukraina atau menghentikan pekerjaan sehari-hari mereka untuk memperkuat Ukraina dan melawan agresi Rusia," tegas Kuleba.(TribunWow.com/Via)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina