Konflik Rusia Vs Ukraina

Diculik Tentara Rusia, Ibu di Ukraina dan Bayinya Dikurung di Basemen Bersama 300 Warga Sipil

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Basemen yang ditempati oleh Anastasiia (15) dan ratusan warga lainnya di Desa Yahidne di Chernihiv. Ilustrasi basemen yang ditempati ratusan warga Ukraina.

TRIBUNWOW.COM - Seorang ibu di Ukraina bernama Viktoria Kovalenko harus kehilangan anak gadisnya Veronika (12) dan suaminya Petro yang tewas terkena serangan pasukan militer Rusia.

Tak hanya itu, Viktoria yang berhasil bertahan hidup sempat disekap oleh tentara Rusia bersama bayinya bernama Varvara di sebuah basemen hampir selama satu bulan.

Ditempatkan bersama 300 warga sipil lainnya, Viktoria dan bayinya terpaksa hidup dalam kondisi yang jauh dari kata layak.

Baca juga: Berakhir Ditangkap Rusia, Veteran Tentara AS Ingin Bantu Ukraina karena Kasihan Lihat Pemuda di Sana

Baca juga: Dibuang ke Rusia, Pria Ukraina Disiksa hingga Disetrum di Basemen: Kami seperti Binatang

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, lokasi basemen yang digunakan oleh tentara Rusia untuk menyekap Viktoria dan ratusan warga sipil lainnya diketahui berada di sebuah sekolah di Yahidne.

Ratusan warga dikurung di basemen tersebut selama lebih dari tiga minggu.

Viktoria mengatakan, tempat tersebut tidak memiliki ventilasi ataupun jendela dan bukan tempat yang layak untuk ditinggali manusia.

"Ada orang berusia di atas 80 tahun yang menderita sesak napas karena minimnya oksigen," ujar Viktoria.

Viktoria bercerita total ada 12 orang yang tewas di dalam basemen.

Viktoria melanjutkan, seringkali warga yang dikurung di dalam basemen tidak diperbolehkan untuk menggunakan toilet dan dipaksa menggunakan ember.

"Kurang bergerak menyebabkan orang-orang sakit, mereka duduk di kursi, tidur di kursi," kata Viktoria.

Di sisi lain, empat nenek-nenek berusia lanjut di bagian selatan Kota Mykolaiv, Ukraina terpaksa tinggal di basemen selama pasukan militer Rusia melakukan invasi.

Tempat tinggal keempat lansia itu adalah satu dari beberapa tempat di Ukraina yang pertama kali diserang oleh Rusia.

Dalam liputan yang dilakukan oleh tim bbc.com, tampak basemen tempat tinggal para nenek-nenek tersebut begitu lembap, kotor, dan gelap.

Di sebuah ruangan tampak beberapa ember dan sejumlah botol berisi air yang ternyata digunakan sebagai toilet.

Kemudian di ruangan sebelahnya adalah tempat para lansia untuk beristirahat dan tidur.

Halaman
1234