Konflik Rusia Vs Ukraina

Merasa Dikhianati Barat, Pejabat Rusia Isyaratkan akan Dekati Negara Lain yang Berpotensi

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) tersenyum saat menjabat tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam pertemuan bilateral perdana di Villa la Grange, Jenewa, Swiss, pada 16 Juni 2021. Terbaru, Terbaru, CEO Rostec Sergei Chemezov menyebut barat telah mengkhianati Rusia, Rabu (15/6/2022).

Putin melihat kebijakan ini sebagai tindakan untuk menahan dan melemahkan Rusia sebagai strategi jangka panjang bagi Barat.

Baca juga: Pejabat Putin Debat di TV Rusia soal Cara Ancam AS, Gunakan Perang Nuklir hingga Luncurkan Rudal

Baca juga: Diduga Mata-mata Kiriman Putin, Warga Rusia di Inggris Ditangkap di Bandara atas Dugaan Sabotase

Putin Dikabarkan akan Bertemu Jokowi

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengunjungi Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurut kantor berita Rusia Tass, pertemuan itu akan dilakukan pada akhir bulan ini.

Namun, belum jelas apa yang akan dirundingkan dua presiden tersebut di tengah invasi Rusia ke Ukraina.

Dikutip TribunWow.com dari TASS, Rabu (15/6/2022), Putin rencanya akan bertemu dengan Jokowi di Moskow pada Kamis (30/6/2022).

Kabar ini disampaikan seorang sumber dari staf presidensial Kremlin yang tak disebutkan namanya.

"Ini akan menjadi kunjungan yang sangat penting. Kami sedang mempersiapkannya sekarang," kata sumber tersebut, Selasa (14/6/2022).

"Presiden Joko Widodo dari Indonesia akan mengunjungi Moskow pada 30 Juni."

Sumber itu juga menyebutkan bahwa Indonesia adalah mitra penting, di mana Rusia telah mempertahankan hubungan politik dan ekonomi yang intensif.

Dilansir SCMB, Rabu (15/6/2022), tak ada rincian khusus mengenai tujuan pertemuan itu, tetapi kemungkinan terkait dengan KTT G20 pada bulan November di Bali.

Sebagaimana diketahui, Indonesia telah mengundang Putin, serta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke pertemuan tersebut.

Kedua pemimpin telah mengkonfirmasi kehadiran mereka.

"Kami pasti akan pergi, tetapi dalam format apa yang akan diputuskan nanti," kata Putin saat dikonfirmasi.

"KTT akan berlangsung pada 15-16 November, ada banyak waktu, kita lihat saja."

Halaman
123