TRIBUNWOW.COM - Seorang warga Rusia berusia 40 tahun ditangkap di Inggris diduga merupakan agen rahasia yang menjadi mata-mata kiriman Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pria yang namanya dirahasiakan ini ditangkap di Bandara Gatwick pada Senin (13/6/2022).
Menurut keterangan aparat berwenang, pria Rusia tersebut hendak pergi meninggalkan Inggris.
Baca juga: Update Nasib Anak Ukraina di Rusia, PBB Khawatir Terjadi Adopsi Paksa
Baca juga: Habisi 20 Jenderal Rusia, Eks Tentara SAS Inggris Direkrut Lewat WA untuk Terlibat Perang Ukraina
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, kini pria tersebut telah dibawa ke Kantor Polisi Hammersmith, London barat.
Pria itu ditahan atas dugaan sabotase dan mata-mata yang berguna untuk negara musuh.
"Pelaku diyakini berada di Inggris menjadi mata-mata untuk kepentingan rezim Putin," ujar seorang sumber kepada The Sun.
Saat ini pria tersebut terus masih ditahan dan diobservasi di kantor polisi.
Penangkapan pria itu merupakan hasil investigasi kelompok spesial polisi London kontra terorisme serta badan kontra intelijen Inggris MI5.
Unit pemburu mata-mata di Inggris telah berada dalam status waspada akan aksi agen Rusia yang berpotensi melakukan serangan siber karena sikap pemerintah Inggris yang pro Ukraina.
Di sisi lain, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menahan agen propaganda Kremlin di Kyiv.
Agen tersebut ditugaskan untuk menyebarkan informasi palsu mengenai invasi Rusia di Ukraina.
Ia membuat beberapa media online di Ukraina dan menggunakannya untuk mendoktrin masyarakat.
Informasi ini dibagikan oleh press center SBU pekan ini seperti dikutip TribunWow.com dari Kyiv Post, Sabtu (11/6/2022).
Menurut laporan tersebut, tersangka yang ditangkap itu merupakan penduduk kota Kyiv.
Tindakannya diawasi oleh dinas khusus negara Rusia untuk menyebarkan gagasan tentang operasi militernya di Ukraina sejauh dan seluas mungkin.