TRIBUNWOW.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan memilih untuk menggunakan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pendataan program vaksinasi Covid-19.
Bahkan Budi Sadikin mengaku tidak percaya dengan data yang dimiliki oleh pemerintah ataupun Kementerian Kesehatan.
Kondisi tersebut lantas menjadi pertanyaan terkait ada apa dengan pendataan di Kemenkes itu sendiri.
Di antaranya disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Daulay dalam acara Sapa Indonesia Malam, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Rencana Vaksin Mandiri, Menkes Budi Sadikin Ungkap Hal Tak Diinginkan: Banyak Kemungkinan Bocornya
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Naik, Menkes Budi Gunadi Sadikin Akui Cara Testing Salah: Tidak Ada Gunanya
Saleh Daulay menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres terkait pendataan di Kementerian Kesehatan.
"Ini Menteri Kesehatan juga berbicara bahwa Beliau kurang begitu percaya dengan data yang dimiliki Kementerian Kesehatan dan pemerintah," ujar Saleh Daulay.
"Dan sekarang malah Beliau meminta akan menggunakan data dari KPU ketika menjalankan Pilkada, berarti kan selama ini pendataan yang ada banyak yang salah," sambungnya.
"Ini kan menjadi problem besar juga."
Saleh Daulay lantas mempertanyakan pendataan yang selama ini dipakai dalam kurun waktu selama 10 bulan terakhir.
Dirinya juga mempertanyakan jika memang ada kesalahan dalam pendataan di Kemenkes dan pemerintah, kenapa baru disadari setelah penanganan pandemi Covid-19 sudah berjalan hampir setahun itu.
"Jadi kalau misalnya pendataannya salah, selama ini 10 bulan terakhir kita berkutat pada hal-hal yang salah," kata Saleh Daulay.
"Kalau kita mau memperbaiki ke depan ya tentu itu baik, tetapi kenapa harus sampai 10 bulan menyadari ada yang salah di situ," ungkapnya.
Baca juga: Dituduh Jadi Sales Bayaran Vaksin Covid-19, dr Tirta Ngamuk: Pak Joko Widodo Susah Payah
Lebih lanjut, Saleh Daulay mengaku akan mendukung langkah dari Budi Sadikin jika sekiranya memang itu benar.
Meski begitu, ia tetap meminta supaya dilakukannya evaluasi.
"Dan jujur saja apa yang disampaikan Pak Budi, kadang-kadang kalau kita lihat sepintas itu ini benar. Jadi kalau benar ya kita dukung," kata Saleh Daulay.