Virus Corona

Jawa Timur Tambah 220 Kasus Positif Corona, Khofifah: Kami Sudah Informasikan, Belum Aman

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Apa Kabar Indonesia Malam, Senin (8/6/2020). Jawa Timur kembali mendapati kasus baru positif Corona cukup banyak, yakni 220 kasus. Gubernur Khofifah sebut sudah sampaikan informasi bahwa belum aman.

Dirinya lantas menyinggung soal New Normal yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, yang dimaksud oleh Jokowi yakni kehidupan menuju kehidupan baru.

"Yang di mana kemudian masyarakat taunya PSBB, PSBB kemudian menujunya New Normal, selesai."

 "Artinya kalau diterjemahkan dari cara berpikirnya Bapak Presiden kan jelas arahnya kepada namanya New Normal kehidupan yang baru," terangnya.

• Pamor Anies dan Prabowo Turun saat Wabah, Pengamat Sebut Peluang di Pilpres 2024: Sulit Dapat Untung

Maka dari itu, melihat kondisi yang terjadi di Malang Raya dan DKI Jakarta, Trubus menilai justru malah membingungkan publik.

"Dari sini yang kita lihat bahwa apa yang dilakukan oleh Malang atau DKI Jakarta ini kan malah membingungkan publik," kata Trubus.

Sementara itu, terkait pemikiran bahwa New Normal akan berdampak negatif karena diartikan salah oleh masyarakat, menurut Trubus merupakan tugas dari pemerintah daerah.

Hal itu akan ditentukan oleh pemerintah daerah dalam memberikan sosialisasi ataupun pemahaman kepada masyarakat tentang yang dimaksud dengan New Normal.

"Karena pada tataran itu masyarakat sudah maunya menuju kepada normal, tidak bahwa di dalamnya ada pemikiran apa itu nanti enggak kembali seperti semula," ungkap Trubus.

"Saya kira itu tergantung kapasitas daerah untuk melakukan satu sosialisasi, kedua komunikasi dan edukasi kepada masyarakat," katanya.

"Iya, menurut saya itu hanya improvisasi dalam pengertian untuk sekedar beda saja," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit awal:

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)