Terkini Daerah

Fakta Babysitter Rekayasa Penculikan, Peras Majikan demi iPhone 11: Tak Menyesal, Saya Suka Bohong

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan ketika menginterogasi Romiati Wulan Sari yang merekayasa penculikan di Palembang, Kamis (16/4/2020).

Korban tampak tidak takut dengan ancaman tersebut. Sambil menangis, korban sempat menantang pelaku.

"Aku dak takut mati, lajulah (Saya tidak takut mati silahkan saja)," kata wanita dalam video tersebut kepada pelaku.

Pelaku dalam video itu kemudian mengikatnya dan menggantung korban di bawah pintu.

Korban pun terlihat sesak untuk bernapas karena jeratan di lehernya tersebut.

2. Kronologi kejadian

Dari data yang dihimpun Kompas.com, sebelum dikabarkan diculik, Selasa (14/4/2020) pagi korban meminta izin kepada majikannya untuk pergi ke Polsek Ilir timur I Palembang karena telah tertipu belanja online.

Hadi pun mengijinkan korban untuk pergi ke Polsek dengan diantarkan oleh sopirnya berinsial AD.

Sesampainya di Polsek, korban meminta agar sopir tersebut meninggalkannya di sana.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Romiati mengirimkan pesan kepada Hadi jika membutuhkan rekening koran sebagai persayaratan membuat laporan ke polisi.

"Korban datang ke Polsek untuk melapor karena tertipu membeli handphone melalui belanja online."

"Tapi laporannya belum bisa diterima karena saat di minta bukti pembayaran dia tidak bisa menunjukannnya,"kata Kanit Polsek Ilir Timur I Palembang Iptu Alkap saat dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Namun, pada pukul 15.26 WIB, pelapor kembali mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor korban berisi gambar korban yang sudah dalam kondisi tangan terikat dan mulut disumpal kain.

Pelaku yang mengirimkan pesan itupun meminta istri Hadi untuk mengirimkan uang tebusan sebesar Rp 50 juta.

Pakar Gugus Tugas Prediksi Puncak Wabah Virus Corona di Indonesia Bulan Mei, Tembus Angka 100.000

3. Minta tebusan Rp 100 juta, dilaporkan majikannya ke polisi

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan Kompol Suryadi mengatakan, kasus penculikan itu sudah dilaporkan oleh majikannya bernama Hadi pada Selasa sekitar pukul 19.30 WIB.

Halaman
1234