Terkini Daerah

Fakta Babysitter Rekayasa Penculikan, Peras Majikan demi iPhone 11: Tak Menyesal, Saya Suka Bohong

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan ketika menginterogasi Romiati Wulan Sari yang merekayasa penculikan di Palembang, Kamis (16/4/2020).

TRIBUNWOW.COM - Sebuah unggahan tentang babysitter yang diculik dan digantung viral di media sosial.

Namun, rupanya kasus tersebut hanyalah rekayasa dari sang babysitter.

Ia mengaku pura-pura diculik dan minta uang tebusan dari majikan demi mendapatkan iPhone 11.

Dikutip dari Kompas.com, pelaku, Romiati Wulan Sari (25) akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Waspada, Asap Vape Disebut Bisa Tularkan Virus Corona, Ini Penjelasan Pakar Otolaringologi Stanford

Dalam melancarkan aksinya, Romiati tidak sendirian. Ia dibantu dua sepupunya yakni, DR (18) dan NR (15).

Ketiganya diamankan polisi saat berada di Jalan Padat Karya Perumahan Mutiara, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (16/4/2020).

Aksi itu ia lakukan demi untuk membeli satu unit ponsel baru jenis iPhone 11 yang sudah lama diidamkannya.

Karena uang gajinya tak cukup untuk membeli handphone tersebut, ia pun merencanakan aksi penculikan itu.

Adapun motif rekayasa penculikan itu karena ingin memeras majikannya sendiri.

Sementara itu, Kgs M Hadi Nugraha (32) majikan Romiati tak menyangka bahwa pelaku bisa berbuat senekat itu demi mendapatkan iPhone 11.

Menurut Hadi, selama empat bulan bekerja di rumahnya, Romiati tak menunjukkan gelagat mencurigakan.

Apalagi hingga mencuri barang. Berikut ini fakta selengkapnya yang Kompas.com rangkum:

1. Viral di media sosial

Sebuah video penculikan terhadap seorang babysitter viral di media sosial Instagram.

Dalam video yang diunggah oleh akun @palembang_bedesau, pelaku terlihat dengan sadis menodongkan pisau ke leher korban dan mengancam akan membunuhnya.

Halaman
1234