Bantuan Subsidi Upah
Pekerja Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta akan Dapat Bantuan Subsidi Upah, BSU Cair Mulai Juni 2025
Kabar gembira bagi para pekerja dan pegawai honorer, bantuan subsidi upah (BSU) seperti yang pernah disalurkan saat Covid-19, kini bakal kembali cair.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kabar gembira bagi para pekerja dan pegawai honorer, bantuan subsidi upah (BSU) seperti yang pernah disalurkan saat pandemi Covid-19, kini bakal kembali diberikan.
Pemberian BSU tahun ini menyasar pegawai yang gajinya berada di bawah Rp 3,5 juta.
Lantas, kapan BSU tahun ini cair dan berapa besarannya? Simak update infonya berikut ini.
Baca juga: Kabar Gembira, 6 Bansos Cair Mulai Juni 2025: Ada BSU bagi Pekerja hingga Diskon Tarif Listrik PLN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut nominal BSU tak sebesar pandemi lalu yang mencapai Rp 600 ribu.
"Pemberian (bantuan) subsidi upah seperti (masa) covid. Besarannya lebih kecil (dari Rp600 ribu)," ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (24/5/2025).
Meski demikian, Airlangga memastikan bahwa anggaran untuk program ini sudah disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Sudah ada (anggarannya), tapi kita lagi finalisasi,” tegasnya.
Pada 2022 lalu, pemerintah memberi BSU senilai Rp 600 ribu untuk para buruh dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta. Bantuan ini hanya dibagikan satu kali kepada para penerima yang memenuhi syarat.
Mengacu pengumuman resmi di situs Kemenko Perekonomian, BSU akan disalurkan mulai 5 Juni 2025 sebagai bentuk perlindungan sosial dan untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.
Pemberian bantuan itu berbarengan dengan lima stimulus atau insentif ekonomi lain. Pertama, diskon biaya transportasi. Ini mencakup diskon tiket kereta api, pesawat, serta tarif angkutan laut selama masa libur sekolah.
Sedangkan insentif kedua adalah potongan tarif tol yang berlaku selama Juni 2025 dan Juli 2025. Program ini ditargetkan menyasar sekitar 110 juta pengendara. Ketiga, diskon tarif listrik 50 persen selama Juni 2025-Juli 2025 untuk 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.
Keempat, tambahan alokasi bantuan sosial berupa kartu sembako dan bantuan pangan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara, stimulus kelima adalah perpanjangan program diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) bagi buruh di sektor padat karya.
Serangkaian kebijakan stimulus ekonomi tersebut diputuskan pada rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (23/5).
Baca juga: Cara Dapat Potongan 50 Persen dari Pembelian Listrik Tambah Daya oleh PLN, Berlaku hingga 23 Mei
Insentif tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menggerakkan perekonomian nasional, terutama selama periode libur sekolah di bulan Juni–Juli 2025.
“Jadi kita akan siapkan ada enam paket. Sekarang masing-masing kementerian mempersiapkan regulasinya. Kemarin saya sudah laporkan ke Pak Presiden Prabowo sehingga mudah-mudahan ini segera diumumkan kalau regulasi di masing-masing kementeriannya selesai,” beber Airlangga.
Airlangga menekankan bahwa pemberian stimulus di pertengahan tahun ini menjadi krusial karena momen hari besar seperti Natal, tahun baru, Ramadhan, dan Idul Fitri telah berlalu, yang biasanya menjadi pemicu konsumsi masyarakat.
Sumber: Tribunnews.com
BSU 2025 Sudah Cair Bertahap: Begini Cara Cek Penerima serta Syarat dan Ketentuannya |
![]() |
---|
5 Hal yang Bisa Bikin Kamu Gagal Terima BSU 2025 Rp 600 Ribu, Pekerja Wajib Tahu |
![]() |
---|
Kapan BSU Cair setelah Pekerja Punya Rekening Bank Himbara? Simak Alurnya dari BPJS Ketenagakerjaan |
![]() |
---|
Solusi Cara Mencairkan BSU 2025 bagi Pekerja yang Tak Punya Rekening Bank Himbara |
![]() |
---|
Kabar Gembira, Karyawan yang Kena PHK Masih Bisa Dapat BSU 2025 Asal Penuhi 2 Syarat Ini |
![]() |
---|