Breaking News:

Berita Viral

Update Pembunuhan Juwita: Kejanggalan Rekonstruksi hingga Siasat Pelaku Rekayasa Kematian Korban

Apa saja fakta baru yang terungkap berdasarkan rekonstruksi pembunuhan Juwita? Berikut update kasusnya.

Kolase BanjarmasinPost.co.id/Stanislaussene | Instagram @/juwita0515
WARTAWATI DIBUNUH TNI - (Kiri) Tersangka Jumran, oknum TNI AL Balikpapan, Kalimantan Timur, mengenakan baju tersangka saat menjalani proses rekonstruksi pembunuhan Jurnalis Juwita di Gunung Kupang, Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (5/4/2025).(Kanan) Foto korban Juwita semasa hidup yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Jumran diduga membunuh Juwita di Banjarbaru pada Sabtu (22/3/2025). Korban dengan pelaku sudah lamaran dan berencana melangsungkan pernikahan pada Mei 2025 mend 

TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan jurnalis bernama Juwita oleh oknum TNI AL, Jumran, kini memasuki babak baru.

Diketahui, jasad Juwita ditemukan tergeletak di semak-semak, kawasan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/3/2025) lalu.

Kini, kasus pembunuhan Juwita sudah memasuki tahap rekonstruksi, di mana tersangka (Jumran), memerankan sejumlah reka adegan aksi kala menghabisi nyawa Juwita, Sabtu (5/4/2025).

Proses rekonstruksi ini berlangsung satu jam, dan terdiri dari 33 adegan, serta dilakukan di Jalan Trans Gunung Kupang, Kiram, Kota Banjarbaru.

Lantas, apa saja fakta baru yang terungkap berdasarkan rekonstruksi pembunuhan Juwita? Berikut update kasusnya.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Jurnalis Juwita, Oknum TNI Jumran Diduga Kuat Sempat Rudapaksa Korban

Kejanggalan saat Rekonstruksi

Seorang saksi yang melihat Jumran membuang jasad korban juga dihadirkan dalam rekonstruksi.

Seluruh barang bukti akan diserahkan ke Oditur Militer (Odmil) untuk proses persidangan terbuka.

Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin berjanji akan mengusut kasus ini secara transparan.

Kuasa hukum keluarga korban, M Pazri, menyatakan ada yang janggal dalam rekonstruksi pembunuhan Juwita.

M Pazri mempertanyakan adegan rudapaksa yang tak ada dalam rekonstruksi.

"Memang ada beberapa adegan, tapi ada beberapa peristiwa tertinggal. Tapi akan kami dalami lebih dalam lagi ke depan, kami juga akan berkomunikasi dengan penyidik untuk memberikan masukan," tandasnya, Sabtu.

Menurutnya, penyidik tak dapat menghilangkan sejumlah adegan dalam rekonstruksi.

"Ini untuk mencari peristiwa dikaitkan dengan alat bukti dan juga saksi-saksi," imbuhnya.

Selain itu, penyidik tidak menjelaskan detail waktu kejadian saat rekonstruksi.

"Ketika rekonstruksi tidak disebutkan pukul berapa saja, hari dan tahunnya," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Berita ViralKasus PembunuhanOknum TNIBanjarbaru
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved