Terkini Nasional
Pertemuan Megawati & Prabowo Terus Jadi Wacana, Sinyal Minyak Urut untuk saling Ingat Diartikan Lain
Wacana pertemuan Presiden ke-5 Megawati dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto terus-terusan jadi topik.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Wacana pertemuan Presiden ke-5 Megawati dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto terus-terusan jadi topik.
Namun, pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati hanya sebagai angin yang kerap berhembus.
Jika pertemuan keduanya benar terjadi maka akan jadi politik tanah air lebih sejuk.
Baca juga: Prabowo Apresiasi Kerja Menteri saat Dapat Citra Positif 100 Hari Kerja, Turut Ucap Terima Kasih
Sebab, Megawati sebagai representasi PDIP yang notabene pemenang pemilihan legislatif akan memberi warna dan arah perpolitikan di tanah air.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menyebut, apabila Megawati berseteru dengan Prabowo, maka di tanah air akan terjadi demam politik.
Hal ini kiranya dapat berpengaruh terhadap pencapaian visi dan misi Prabowo.
"Jadi, suka tidak suka, pertemuan Prabowo-Megawati dapat mengharmoniskan politik tanah air. Soliditas anak bangsa akan lebih terjaga, sehingga menjadi kekuatan untuk membangun bangsa dan negara," ucap Jamil, Rabu (22/1/2025).
Hanya saja, terkesan dua tokoh nasional itu sangat sulit untuk bertemu.
Akibatnya pertemuan dua sosok itu hanya sekadar wacana.
Baca juga: Harmonisasi Hubungan Prabowo dan Megawati, Ahmad Muzani Jadi Perantara Pemberian Minyak Urut
Belum jelas, penyebab belum bertemuanya dua sosok itu semata karena belum adanya kecocokan waktu.
Alasan ini kiranya tak logis, apalagi diantara dua sosok ini pada dasarnya punya hubungan baik selama ini.
Menurut Jamil, ada kesan penyebab belum bertemunya dua sosok ini karena Megawati yang belum siap.
Megawati masih melihat ada ganjalan mengingat Prabowo masih dekat dengan Joko Widodo dan Gibran Rakabuming.
Hal ini bagi Megawati kiranya hal prinsip.

"Jadi, bolanya sebetulnya ada pada Megawati. Kapan Megawati siap bertemu, tampaknya Prabowo akan siap," ucap dia.
Soal minyak urut, itu menggambarkan kedekatan Prabowo dengan Megawati.
Kedekatan itu sudah lebih personal, bukan simbolik politik.
Megawati terkesan sudah mengetahui kebutuhan Prabowo.
Pengetahuan itu memberi makna Prabowo-Megawati sudah layaknya hubungan keluarga.
Baca juga: Titiek Soeharto Puji Prabowo yang Dapat Citra Baik, Bandingkan Ketertinggalan dengan Negara Tetangga
Jadi, Megawati sudah menjadikan Prabowo seperti keluarga.
Dengan begitu, wajar bila Megawati menitipkan minyak urut untuk disampaikan ke Prabowo.
Meskipun harus diakui, semakin tua seseorang memang yang dibutuhkan minyak angin atau minyak gosok, bukan minyak wangi.
Karena itu, bisa jadi Megawati mengirimkan minyak urut sebagai bentuk saling mengingatkan bahwa mereka sudah sama-sama tua.
Minyak urut tentu pengganti parfum yang harus dibawa ke mana-mana.
Kalau Megawati membawa minyak urut, harapannya Megawati akan terus ingat dengan Prabowo.
Ingatan itu kiranya akan mempercepat bertemunya Prabowo dengan Megawati dalam suasana kekeluargaan. (m27)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul "Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Kunjung Terlaksana, Pengamat Duga Ada Kaitan dengan Jokowi."
Sumber: Kompas.com
Kabar Duka: Mantan Menko Bidang Ekonomi, Keuangan & Industri Kwik Kian Gie Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Kubu Roy Suryo Minta Ijazah Jokowi Disita, Presiden RI ke-7 Kembali Buka Suara: Dalam Proses |
![]() |
---|
Usut Misteri Kematian Diplomat Kemlu, Polisi Libatkan Psikologi Forensik untuk Lakukan Penyelidikan |
![]() |
---|
Respons Dahlan Iskan Jadi Tersangka Kasus Penggelapan dan Pencucian Uang |
![]() |
---|
Ikhtiar Menyambung Kebahagiaan & Menginspirasi Tanpa Batas Melalui Goresan Jari Jemari |
![]() |
---|