Breaking News:

Hasto Kristiyanto Tersangka KPK

Hasto Kristiyanto Akhirnya Muncul setelah Jadi Tersangka KPK, Singgung Risiko Terburuk

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Hasto Kristiyanto baru muncul ke publik hari ini, Kamis (26/12/2024), ini pernyataannya.

|
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/Tria Sutrisna
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan pers di kediaman Megawati Soekarnoputri, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024). Terbaru, Hasto Kristiyanto akhirnya muncul setelah ditetapkan sebagai tersangka, ini klarifikasinya, Kamis (26/12/2024). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus Harun Masiku yang kini menyeret Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, masih ramai menjadi perbincangan.

Hasto Kristiyanto pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK), Selasa (24/12/2024) lalu.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Hasto Kristiyanto baru muncul ke publik hari ini, Kamis (26/12/2024).

Ia pun memberikan sejumlah pernyataan terkait status dan kasus yang menjeratnya.

Mulanya, Hasto mengatakan ia akan menghormati keputusan KPK dan dan taat hukum.

Baca juga: Reaksi Gibran Rakabuming Raka saat Ditanya Penetapan Tersangka Hasto Kristiyanto oleh KPK

"Maka sikap dari PDI-Perjuangan adalah menghormati keputusan dari KPK. Kami adalah warga negara yang taat hukum. PDI Perjuangan adalah partai yang menjunjung tinggi supremasi hukum," ujar Hasto dalam keterangan videonya, Kamis (26/12/2024).

Lebih lanjut, Hasto mengaku dirinya memang sudah mengetahui apa yang menjadi resikonya ketika mulai menyuarakan soal penegakan demokrasi.

Hasto mengatakan, sejak dirinya mulai menyuarakan soal tegaknya demokrasi dan upaya agar hukum tidak dikebiri dia sudah mengetahui bakal ada resiko yang saat ini dihadapi.

"Saya sudah memahami berbagai risiko-risiko yang akan saya hadapi," ungkap dia.

Meski demikian, Hasto mengaku akan memegang teguh apa yang menjadi prinsip dari Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Kata dia, pada masa tersebut banyak upaya dari pemuda dan rakyat Indonesia yang dibungkam di masa pemerintahan Belanda.

"Untuk itu kami tidak akan pernah menyerah. Baik mau digunakan suatu proses intimidasi secara formal, maupun dengan cara-cara di luar formal sekalipun, kami sudah menyiapkan risiko-risiko terburuk," kata dia.

Bahkan dirinya menyinggung kalau, dalam masa tersebut, Bung Karno pernah menyiratkan kalau dalam pengorbanan mendapatkan cita-cita demokrasi tak masalah jika harus masuk penjara.

Oleh karenanya, dirinya berpesan kepada seluruh kader PDIP untuk tidak perlu takut dalam menegakan kebenaran demi Demokrasi.

"Karena sebagaimana dilakukan oleh Bung Karno, masuk penjara adalah bagian dari pengorbanan cita-cita," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Hasto KristiyantoKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)KPKPDIP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved