Breaking News:

Judi Online

Jika Menkop Budi Arie Diperiksa soal Kasus Judi Online, Istana Ungkap Perintah Presiden Prabowo

Budi Arie terancam diperiksa pihak kepolisian setelah mantan anak buahnya di Menteri Komunikasi dan Informatika diperiksa kasus judi online.

TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi melakukan sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Studio Tribun Network, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2024). Budi Arie terancam diperiksa pihak kepolisian setelah mantan anak buahnya di Menteri Komunikasi dan Informatika diperiksa kasus judi online. 

“Kita tunggu saya nanti secara teknis bisa ditanyakan ke Polri gitu, namun kita juga harus menghormati upaya-upaya hukum yang dilakukan oleh pihak-pihak yang dipersangkakan,” ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menegaskan berkali-kali bahwa kasus judi online merupakan permasalahan yang harus segera diselesaikan secara tuntas.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menegaskan berkali-kali bahwa kasus judi online merupakan permasalahan yang harus segera diselesaikan secara tuntas. (Youtube/Tribunnews)

 Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini juga mengakui, dalam pengungkapan kasus judi online, pengusutannya bukan hanya pada satu sisi. 

Selain aktor, ada juga pengusutan terhadap aktivitas hingga infrastruktur termasuk sistem pembayaran dalam transaksi judi online sehingga dirinya meminta publik bersabar menunggu pengungkapan yang dirilis resmi oleh kepolisian.

“Kita tunggu saja seperti apa, karena judi online ini memang ada beberapa target yang disasar. Ada aktor, aktivitas maupun infrastruktur termasuk sistem pembayaran,” ungkapnya.

Soal Potensi Pemanggilan Budi Arie

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Wahyu Widada, memberikan update soal perkara judi online yang terjadi di lingkungan kerja Komdigi.

 Atas perkara penangkapan sejumlah pegawai Komdigi itu, kini nama Budi Arie Setiadi didesak publik untuk turut diperiksa.

Merespons hal tersebut, Wahyu mengatakan bahwa persolan yang menyangkut judi online di Komdigi ada pada ranah Polda Metro Jaya, bukan Bareskrim Polri.

"Nanti itu kan yang tangani Polda Metro itu, mencecar Polda Metro saja," kata Wahyu Widada saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis.

"Semua proses itu, kan ada prosesnya, kita tidak, 'Oh panggil ini, panggil ini' enggak," tegasnya.

Apalagi, saat ini proses penyidikan lebih lanjut masih dilakukan terhadap para pegawai Komdigi yang sudah ditangkap.

Oleh sebab itu, dirinya belum bisa memastikan apakah akan ada pihak lain atau tidak, termasuk Budi Arie, untuk dimintai pendalaman keterangan.

"Dari hasil pemeriksaan baru nanti ada siapa yang perlu kita dalami lagi. Jangan mungkin atau tidak mungkin. Semua nanti berdasarkan hasil pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Budi Arie Setiadi menyatakan dukungannya terhadap pengusutan pegawai Komdigi yang terlibat kasus mafia judi online. 

Dia mendukung Polri untuk menindak tegas siapa pun pelaku yang terlibat tanpa pandang bulu.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Tags:
Budi Arie SetiadiJudi onlinePrabowoMensesneg
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved