Breaking News:

Terkini Nasional

Isi Surat Lama Gibran Rakabuming Raka pada Nadiem Semasa Jabat Menteri Pendidikan, Tak Direspons

Gibran mengaku menyurati Nadiem Makarim untuk membahas pendidikan di Kota Solo kala menjabat Wali Kota.

Youtube/KEMENDIKBUD RI
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam tayangan Youtube KEMENDIKBUD RI, Sabtu (8/8/2020). Gibran mengaku menyurati Nadiem Makarim untuk membahas pendidikan di Kota Solo kala menjabat Wali Kota. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim ternyata pernah disurati oleh Gibran Rakabuming Raka yang kala itu menjabat Wali Kota Solo.

Hal itu disampaikan langsung oleh Gibran Rakabuming Raka yang kini menjabat Wakil Presiden Indonesia tersebut.

Gibran mengaku menyurati Nadiem Makarim untuk membahas pendidikan di Kota Solo.

Baca juga: Belum Genap Sebulan Dilantik Jadi Wapres, Gibran Bikin Terobosan untuk Warga Indonesia, Apa Itu?

Surat tersebut ditampilkan Gibran pada Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Dalam surat berkop Pemerintah Kota Solo itu, bertanggal 16 Juli 2024.

Meski telah menyurati Nadiem, namun Gibran mengaku tidak mendapatkan tanggapan dari Kemendikbudristek.

Dalam surat tersebut terdapat sejumlah keluhan mengenai kebijakan pendidikan.

"Mungkin langsung ditampilkan saja. Ini adalah surat yang saya kirim waktu saya masih jadi Wali Kota. Saya kirim surat ini ke Pak Menteri Pendidikan namun kemarin saya cek ke Pak Sekda dan Kepala Dinas yang ada di Solo, surat ini belum mendapat tanggapan," ujar Gibran.

"Surat ini isinya adalah keluhan-keluhan saya sebagai Wali Kota, ya mengenai, tadi sudah dibahas Pak Menteri, mengenai masalah zonasi, masalah program Merdeka Belajar, masalah pengawas sekolah, masalah ujian nasional," tambah Gibran.

Baca juga: Momen Prabowo Tepuk Lengan dan Berkali-kali Tengok Gibran saat Pamit ke LN, Isyaratkan Hal Apa?

Setelah menjabat sebagai Wapres, Gibran mengaku langsung berkoordinasi dengan Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Keduanya berkoordinasi saat Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang.

Masalah yang menjadi sorotan Gibran adalah terkait zonasi.

"Ada provinsi tempat-tempat yang kelebihan guru, ada provinsi tempat-tempat yang kekurangan guru. Ini nanti tentunya menjadi PR untuk Pak Menteri. Jadi zonasi sekali lagi ini program yang baik, tapi mungkin belum bisa diterapkan di semua wilayah," tutur Gibran.

Permasalahan zonasi, menurut Gibran, selama ini terus berulang.

Dirinya mengaku mengalami permasalahan zonasi saat memimpin Kota Solo.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Terkini NasionalGibran Rakabuming RakaNadiem MakarimMenteri Pendidikan dan KebudayaanAbdul Mu’ti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved