Terkini Daerah
4 Fakta Baru Kasus Siswi SMP di Palembang Diungkap Keluarga: Korban Punya Riwayat Sakit Sesak Napas
Sederet fakta baru dibongkar oleh keluarga AA, siswi SMP yang tewas dibunuh dan dirudapkasa 4 bocah di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Editor: Rekarinta Vintoko
"Untuk pakaian masih pakek baju. Tapi celananya sudah kebalik," urainya.
Marlina menambahkan keterangan menurut hasil pemeriksaan polisi, darah serta busa itu keluar karena korban dibekap oleh pelaku.
"Karena dia itu dibekap, oksigen habis dan pembuluh darah pecah. Sempat (AA) dipukul hingga meninggal," bebernya.
3. Celana Dalam Korban Dibakar
Marlina menguraikan, AA sebelumnya bertemu pelaku utama saat melihat pertunjukkan kuda lumping.
Di lokasi tersebut sudah ada tiga pelaku lain.
Setelahnya menonton, korban dibawa ke suatu tempat untuk dianiaya hingga meninggal.
Mayat AA lantas dirudapaksa beramai-ramai oleh keempat pelaku.
Di titik pertama ini, para pelaku sempat berusaha menghilangkan jejak.
"Setelah mereka memperkosa, mereka sempat membakar celana dalam (CD) dan sendal korban," sebut Marlina.
Kemudian para pelaku membopong mayat korban ke titik kedua, di kuburan Cina yang menjadi TKP penemuan mayat.
"Pindah tempat untuk diperkosa lagi," lanjut Marlina.
Belakangan juga terungkap, salah satu pelaku ternyata masih berstatus siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 6.
Adapun motif para pelaku karena terpengaruh video dewasa.
Marlina tidak menyangka para pelaku yang tergolong di bawah umur tega berbuat keji.
Sumber: Tribunnews.com
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|