Breaking News:

Berita Viral

Viral Disebut Terima Uang Pengusaha Batu Bara, Kapolresta dan Kasatlantas Manado Ngaku Heran

Polda Sulut membantah anggotanya menerima uang dari pengusaha batu bara yang merupakan bos Brigadir Ridhal Ali Tomi.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi polisi. Polda Sulut membantah anggotanya menerima uang dari pengusaha batu bara yang merupakan bos Brigadir Ridhal Ali Tomi. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT) yang disebut mengakhiri hidup, kini menjadi sorotan publik dan dianggap janggal oleh sejumlah pihak.

Peristiwa ini pun melebar, hingga memunculkan tudingan Kapolresta Manado dan Kasat Lantas Polresta Manado terima setoran Rp 10 juta dari pengusaha batu bara, bos dari almarhum Brigadir Ridhal Ali Tomi.

Menanggapi isu liar yang beredar, Polda Sulawesi Utara (Sulut) langsung memberikan bantahan.

Baca juga: Viral Pengendara Motor Adang Mobil di Deli Serdang, Pura-pura Kena Cipratan Air padahal Jalan Kering

"Kami sudah melakukan pemeriksaan, bahwa hal tersebut tidak benar, dan sampai saat ini Kapolresta Manado masih dilakukan pemeriksaan oleh Propam," Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil.

Terpisah Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait saat dihubungi Tribun Manado, juga membantah tudingan tersebut.

"Itu tidak benar, saya tidak pernah melakukan hal tersebut," jelas Kapolresta Manado.

Senada disampaikan Kasat Lantas Kompol Yulfa Irawati, dia mengatakan bahwa informasi itu tidak benar adanya.

"Itu lah saya juga heran saya tidak pernah menerima. Jadi selagi itu tidak benar biarkan saja. Orang sekarang pasti membuat banyak opini tentang masalah ini," jelasnya.

Sebelumnya, beredar luas kabar terkait tudingan bahwa Kapolresta Manado dan Kasat Lantas Polres Manado terima setoran Rp 10 juta dari pengusaha batu bara, bos dari Almarhum Brigadir Ridhal Ali Tomi.

Disebutkan, bahwa Brigadir Ali sudah dua tahun lebih mengawal bos batu bara di Jakarta atas permintaan bos batu bara langsung kepada Kapolresta Manado melalui Kasat Lantas.

Informasi tersebut juga menyebut bahwa Almarhum Brigadir Ali Tomy sebenarnya hanya difitnah sedang cuti. 

"Brigadir Ali sudah 2 tahun lebih mengawal bos batubara di jakarta atas permintaan bos batu bara langsung kepada Kapolresta Manado melalui kasat lantas dengan dugaan setoransetiap bulan 10 juta rupiah. Jangan fitnah almarhum dengan bahas lagi cutih,"  isi narasi yang beredar luas di media sosial. 

Baca juga: Viral Kasir Toko Roti Jadi Korban Pelecehan, Modus Pelaku Pura-pura Tanya Toilet, Ini Kata Polisi

Polda Sulawesi Utara menjelaskan informasi terkini pasca tewasnya anggota Satlantas Polresta Manado bernama Brigadir Ridhal Ali Tomy di jalan mampang prapatan IV/ RT. 010/02 kelurahan tegal parang, mampang, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024) lalu.

Kabid Humas Polda Sulut Michael Irwan Thamsil menjelaskan jika Kapolda Sulut sudah memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan pengecekan tentang keberadaan Brigadir Ridhal Ali Tomy di Jakarta.

Dari hasil pengecekan terungkap, jika Brigadir Ridhal Ali memang telah menjadi ajudan salah satu pengusaha.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Tags:
Viralbatu baraManadoSulawesi Utara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved