Konflik Iran Vs Israel
2 Serangan 'Tiba-tiba' Hamas dan Iran ke Israel Dapat Respons yang Sama, Bisa Mengkhawatirkan Dunia
Pengamat Politik Timur Tengah Hasibullah Sastrawi mengkhawatirkan kondisi setelah Iran memberikan serangan ke Israel.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Timur Tengah Hasibullah Sastrawi mengkhawatirkan kondisi setelah Iran memberikan serangan ke Israel.
Hal itu dikatakan Hasibullah Sastrawi saat berbincang di acara Kompas TV, Selasa (16/4/2024).
Pasalnya, Hasibullah Sastrawi melihat serangan Iran pada Sabtu 13 April 2024 hampir serupa dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 silam.
Baca juga: 2 Sektor yang Langsung Berdampak atas Serangan Iran ke Israel, Termasuk Indeks Saham yang Anjlok
Di mana kedua serangan itu sama-sama mengejutkan Israel yang dianggap tak siap menerimanya.
"Di masa-masa awal Israel cenderung untuk menahan diri, dalam konteks Hamas karena keterkejutan yang luar biasa," ujar Hasibullah Sastrawi.
"Konteks 13 April karena intervensi, kebijakan politik AS yang minta Israel untuk tidak langsung merespons secara keras."
Respons yang diberikan Israel saat ini pun dianggap sama saat serangan Hamas.
Baca juga: 3 Dampak Panjang Serangan Iran ke Israel, Bisakah Picu Konflik Besar di Negara Timur Tengah Lainnya?
Israel belum memberikan serangan balasan hingga 3 hari setelah serangan Iran.
Jika memang pola yang diterapkan Israel sama dengan Hamas, maka akan ada serangan yang sama di Iran dan di Palestina.
Tentunya akan berdampak bagi dunia dengan kondisi yang mengkhawatirkan.
"Kalau benar bacaan saya, ini Israel melakukan reaksi yang sama maka tentu hari-hari ke depan akan mengkhawatirkan bagi Timur Tengah dan dunia," tuturnya.
"Pasti Israel akan membalas dan kalau kita baca cara respons Israel dengan menggunakan perstiwa 7 Oktober pada Hamas ini betul-betul mengerikan."
"Karena tujuan Israel dinyatakan oleh pemerintahan Israel sekarang mereka ingin merespons dengan tujuan tidak tercipta apa yang disebut keseimbangan baru."
Yang dimaksud keseimbangan baru ala Israel adalah jika kalau Israel tidak merespons serangan 7 Oktober pada Hamas atau 13 April pada Iran maka akan tercipta persepsi baru bahwa Israel tidak lagi menjadi pengontrol pemilik kendali dan persenjataan tercanggih di Timur Tengah.

Diberitakan sebelumnya, Iran melakukan serangan drone ke Israel sejak Sabtu (13/4/2024) hingga Minggu (14/4/2024) waktu setempat.
Sumber: TribunWow.com
Trump Intervensi Kasus Korupsi Netanyahu, Minta Sidang Dibatalkan atau Beri Pengampunan PM Israel |
![]() |
---|
Kata Arab Saudi dan Negara Lain soal Serangan Iran ke Pangkalan Militer Amerika Serikat di Qatar |
![]() |
---|
Iran Tembakkan 6 Rudal ke Qatar, Disinyalir Targetkan Pangkalan Udara Amerika Serikat Al Udeid |
![]() |
---|
Iran Sudah Tahu jika Jadi Incaran Amerika Serikat, Seruan Langgar Hukum Internasional Sudah Disebar |
![]() |
---|
Apa Itu Selat Hormuz yang Diancam Ditutup Iran Imbas Serangan AS? Ini Dampaknya bagi Ekonomi Dunia |
![]() |
---|