Pilpres 2024
TKN Prabowo-Gibran Serang Balik Pernyataan Megawati: Silahkan Dibuktikan, Jangan Membuat Insinuasi
Pernyataan Megawati Soekarnoputri terkait penyelewengan mendapat tanggapan dari TKN Prabowo-Gibran jelang Pilpres 2024.
Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Buntut pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait penyelewengan pemilu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran langsung memberi jawaban menohok.
Dilansir TribunWow.com, Megawati Soekarnoputri sebelumnya sempat berpesan lewat unggahan video YouTube PDIP agar menjaga Pilpres 2024 terhindar dari kecurangan lagi.
"Jangan biarkan kecurangan Pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai akan terjadi lagi," tutur Megawati, Minggu 12 November 2023 lalu.
Baca juga: Gibran Percaya Diri Bakal Menang 1 Putaran, Narasi Keberlanjutan Jadi Senjata di Ajang Pilpres 2024
Buntut pernyataan Megawati tersebut, TKN Prabowo-Gibran melalui Nusron Wahid turut memberi respons.
Dilansir dari kanal Youtube KompasTV pada Senin, 13 November 2023 tampak Nusron menilai bahwa masa kampanye yang belum dimulai tidak mampu menjadi acuan adanya kecurangan.
"Pertandingan belum dimulai dan belum selesai. Kita tidak bisa mengatakan di mana ada penyelewengan, kampanye saja belum dimulai. Kok sudah katakan ada penyelewengan?" tutur Nusron Wahid.
Nusron menilai belum ada aturan kampanye yang mengatur Pilpres 2024 dan diketahui baru berlaku pada tanggal 28 November 2023 mendatang.
"Secara de facto, hari ini kan belum ada rumus tentang aturan kampanye. Aturan kampanye kan baru berlaku tanggal 28 November. Betul kan?"
"Nah kalau gitu sudah dikatakan sudah ada penyelewengan, penyelewengan apa apa yang disebut penyelewengan, nah karena itu kalau ada pertanyaan-pertanyaan saya tidak mau berkomentar silahkan tanya kepeda Bu Mega," tambah Nusron Wahid.
Baca juga: Pilpres 2024 Disebut Berpotensi 1 Putaran, Pengamat Politik Soroti 3 Keunggulan Prabowo-Gibran
Nusron Wahid yang mengapresiasi jasa-jasa besar Megawati Soekarnoputri tersebut sempat meminta kepada Ketua Umum PDIP tersebut untuk membuktikan apabila ada kecurangan dan tidak membuat kabar burung.
"Kita menghormati Bu Megawati beliau presiden kita. Beliau mempunyai jasa besar terhadap membuat berbagai amandemen undang-undang dasar yang melahirkan reformasi."
"Tetapi sekali lagi ya kan kita belum mulai, kalau dikatakan sudah ada bentuk penyelewengan ya silahkan dibuktikan, jangan membuat insinuasi dan kabar burung," ujar Sekretaris TKN Prabowo-Gibran tersebut.
Nusron menilai pihaknya selalu berbicara tentang fakta, bukan fiksi atau khayalan.
"Sekali lagi fakta yang kita angkat bukan cerita. Bukan berdasar informasi. Pemilu itu kita bicara fakta bukan bicara fiksi, silahkan," pungkasnya.
Baca juga: Elektabilitas Prabowo, Ganjar dan Anies di 3 Lembaga Survei: Belum Ada yang di Atas 50 Persen
Ganjar Dibuat Gelisah dengan Putusan MKMK, Megawati Ajak Rakyat Kawal Pemilu