Breaking News:

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Dibidik Sejak 2002, MUI Ungkit Sejumlah Alasan Kasus Ponpes Al Zaytun Baru Dapat Perhatian Publik

MUI menyalahkan tindakan Panji Gumilang soal terbongkarnya ajaran sesat yang ada di Ponpes Al Zaytun.

YouTube tvOneNews
Wasekjen MUI, Muhammad Ziyad (kiri) dan Panji Gumilang (kanan), MUI salahkan Panji Gumilang karena ajaran Al Zaytun terbongkar ke publik, Senin (3/7/2023). 

Tabiat Puluhan Santri Al Zaytun Terbongkar

Pengakuan mengejutkan diungkap Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutaji, Penasihat Ahli Kapolri yang pernah menangani kasus Pondok Pesatren (Ponpes) Al Zaytun.

Dilansir TribunWow.com, Aryanto menyebut banyak siswa di Ponpes Al Zaytun berubah memiliki perangai yang buruk.

Bahkan, banyak di antaranya siswa yang berubah menjadi pencuri setelah 'mondok' di ponpes yang dipimpin Panji Gumilang tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ponpes Al Zaytun dan Panji Gumilang erat dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia (NII).

Sejumlah mantan pengikut Panji Gumilang bahkan mengaku diizinkan mencuri demi menyetorkan uang kepada Panji Gumilang cs setiap bulannya.

Hal itu pula yang dibongkar oleh Aryanto dalam kanal YouTube tvOneNews, Minggu (2/7/2023).

"Temuan saya waktu dulu masih menjabat sangat minim yang berkaitan dengan rekening," ucap Aryanto.

"Yang saya tangani adalah banyaknya ibu-ibu yang komplain anaknya jadi pencuri, menjual barang-barang milik orangtuanya untuk biaya negara NII."

"Selain itu juga banyak pembantu baru yang masuk satu minggu mengambil laptop juragannya," imbuhnya.

Aryanto memastikan, sempat mendapat laporan dari orangtua santri Ponpes Al Zaytun.

Baca juga: Nasib 4.985 Santri di Ponpes Al Zaytun Abu-abu Gegara Panji Gumilang, Begini Keinginan Menko PMK

Menurut dia, sejumlah santri Ponpes Al Zaytun bahkan tega berbohong hingga menjual barang orangtua demi membayar iuran kepada Panji Gumilang.

"Ibu-ibu yang komplain pada kita, ada 68 orang waktu itu," paparnya.

"Bahwa anaknya mengambil barang-barang, jual kursi, semacam itu."

"Katanya untuk dikasihkan kepada imamnya."

Kendati demikian, Aryanto tak tahu pasti berapa jumlah uang iuran yang harus dibayarkan pengikut Panji Gumilang setiap bulannya.

"Saya tidak sampai segitu, jadi perilaku yang berubah itulah, jadi tega dengan orangtua sendiri, tega berbohong, tidak menghargai orangtuanya," tukasnya.

(TribunWow.com/Dian/Tami) 

Baca berita terkait lainnya

Tags:
Berita ViralPonpes Al ZaytunMajelis Ulama Indonesia (MUI)Panji Gumilang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved