Terkini Daerah
Jasad Terbungkus Karpet Dibuang di Jalan Tol Ngawi, Diduga Berkaitan dengan Pembunuhan di Ponorogo
Jasad seorang pria ditemukan terbungkus karpet dan dibuang di bawah jembatan tol Ngawi.
Editor: Via
TRIBUNWOW.COM - Temuan jasad terbungkus karpet yang ditemukan di bawah Jembatan Tol Ngawi – Solo, Kamis petang (28/6/2023), menggegerkan warga Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.
Belum diketahui identitas dari sosok laki-laki yang tewas dengan luka di bagian leher tersebut.
Muncul dugaan mayat tersebut berkaitan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur.
Baca juga: Tragedi di Pagi Idul Adha, Muazin di Surabaya Tewas Ditikam Kakak Kandung saat Lindungi Ibu
Saksi mata kejadian Slamet menuturkan, temuan tersebut berawal dari salah satu warga, yang menemukan karpet dengan bentuk mencurigakan ketika sedang mencari rumput.
“Saat didekati mengeluarkan bau menyengat. Karena penasaran akhirnya coba dipegang,” ujarnya.
Karena bentuknya seperti tubuh manusia, lanjut Slamet, akhirnya warga langsung meminta tolong.
Alhasil banyak masyarakat yang penasaran mendatangi lokasi tersebut.
“Banyak yang lihat. Sempat masuk ke sosial media,” tuntasnya.
Satreskrim dan Tim Inafis Polres Ngawi langsung mendatangi tempat kejadian, guna melihat kondisi jasad dari temuan jasad.
Karpet yang membungkus jenazah itu tampak terikat di atas dan bawah.
Polisi kemudian memasukkan jasadnya ke kantong jenazah.
Baca juga: Hampir Dipecat karena Desersi, Oknum TNI di Bekasi Bunuh Ayah Kandung seusai Salat Idul Adha Bersama

Keterangan polisi
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono,menuturkan, pihaknya bakal memeriksa lebih lanjut.
Saat ini jasad sudah dievakuasi ke Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD dr Soeroto Ngawi.
“Kami masih berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo terkait temuan mayat terbungkus karpet di bawah jembatan Jalan Tol Ngawi Solo masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi,” tuturnya.
Pihak kepolisian belum bisa menentukan apakah jasad tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan di rumah kontrakan kawasan Jenangan, Ponorogo Jawa Timur.
Adapun pada kejadian tersebut, diketahui karpet milik penghuni kontrakan telah menghilang.
“Kami belum bisa memastikan apakah ini berhubungan dengan kejadian di Ponorogo beberapa waktu lalu. Ini masih koordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo. Mohon waktu, “ ucap Agung.
Adapun usia korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan sekitar 30-50 tahun.
“Tingginya diperkirakan 165 sentimeter,” kata Agung melalui sambungan telepon Jumat (30/06/2023), seperti dikutip Kompas.com.
Baca juga: Dihabisi Suami, Berikut Kronologi dan Modus Pembunuhan Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Bandung
Agung menambahkan, saat ditemukan kondisi jenazah sudah membusuk. Diduga korban telah tewas sekitar empat atau enam hari sebelum ditemukan.
Jenazah yang terbungkus karpet warna dominan merah tersebut diduga korban pembunuhan.
Dugaan itu setelah adanya temuan tulang rawan bagian leher yang patah.
"Dugaan awal meninggalnya korban karena penyumbatan saluran nafas. Ada tulang rawan leher yang patah. Bisa dicekik atau dijerat,” imbuhnya.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, tangan korban didapati diikat dengan menggunakan tali dari kain.
Kepala korban juga ditutup dengan sarung bantal dan sarung.
Sampel dari rambut, kuku dan gigi korban saat ini telah dikirim ke polda untuk mengetahui DNA dan golongan darah korban.
“Tangan korban itu diikat tali dari kain, terus kepalanya itu ditutup dengan sarung dan sarung bantal. Kita kirim sample rambut, kuku dan gigi ke Polda Jatim untuk mengetahui DNA dan golongan darah korban,” katanya.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Geger Temuan Jasad Terbungkus Karpet di Bawah Jembatan Jalan Tol Ngawi, Kondisinya Memilukan" dan "Tangan Terikat dan Kepala Ditutup, Mayat Pria Terbungkus Karpet di Ngawi Diduga Korban Pembunuhan"
Sumber: Tribun Jatim
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|