Temuan Potongan Tubuh di Solo
5 Fakta Kasus Mutilasi di Solo, Motif Sakit Hati hingga Pelaku Terancam Hukuman Mati
Kasus mutilasi Rohmadi warga Keprabon, Solo terungkap dari penyelidikan polisi. Simak fakta-faktanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
Selain itu, Yono merasa gemetar saat lakukan pemotongan tubuh Rohmadi.
"Saya sakit hati," kata dia.
Setelah melakukan mutilasi, tersangka sempat keluar dari TKP untuk mencari plastik dengan ukuran besar.
"Saya menemukan plastik di tempat sampah, sampahnya saya buang lalu plastik tersebut untuk membungkus bagian-bagian tubuh manusia," terangnya.
5. Minta Maaf
Tersangka mengaku menyesal dan meminta maaf kepada seluruh keluarga korban karena perbuatannya.
Perlu diketahui bahwa tersangka pembunuhan tertangkap kepolisian pada Minggu (28/5/2023) di rumah tersangka yang berada di Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Suyono Mengaku Gemetar saat Memutilasi Tubuh Rohmadi Warga Keprabon Solo, Minta Maaf pada Keluarga dan Awal Mula Polisi Ungkap Kasus Mulitasi Warga Keprabon Solo, Keterangan 21 Saksi Mengarah ke Suyono
Sumber: Tribun Solo
5 Fakta Kasus Mutilasi di Solo, Motif Sakit Hati hingga Pelaku Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Kronologi Lengkap Kasus Mutilasi di Solo, Dibunuh dan Dipotong Teman Hanya Karena Masalah Motor |
![]() |
---|
Tangisan Pelaku Mutilasi di Solo, Ngaku Gemetaran saat Eksekusi hingga Sakit Hati Karena Hal Sepele |
![]() |
---|
Sebut Kondisi Wajah Tak Normal, Polisi Kesulitan Identifikasi Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Solo |
![]() |
---|
Hasil Uji Forensik Potongan Tubuh di Solo, Terungkap Penyebab Kematian Awal Korban Mutilasi |
![]() |
---|