Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Tak Mau Ferdy Sambo Dihukum Mati, Kamaruddin Justru Tawarkan Pengacara: Bayarnya dari Saya

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku tak ingin Ferdy Sambo dihukum mati.

Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak saat ditemui di kantornya, Sabtu (26/11/2022). Kamaruddin mengaku tak ingin Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati. 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku tak menginginkan kematian terdakwa Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, Kamaruddin justru bersedia menyiapkan pengacara yang diklaim lebih baik daripada tim kuasa hukum Ferdy Sambo saat ini.

Pasalnya, ia berharap Ferdy Sambo mengakui kesalahan dan bertobat karena telah melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J dan menyeret anak buahnya dalam kasus obstruction of justice.

Baca juga: Murka Brigadir J Disebut Berkepribadian Ganda, Pengacara: Ferdy Sambo-PC Harus Dicek, Waras Enggak

Menurut Kamaruddin, pihaknya memerlukan kesadaran hukum dari Ferdy Sambo.

Apakah ia benar melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J dan atas dasar apa perbuatan jahat tersebut dilakukan.

"Kalau merasa ya cukup disadari, direnungkan, kemudian berubah dan bertobat supaya jadi orang besar," kata Kamaruddin dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (27/11/2022).

Kamaruddin menilai Ferdy Sambo bisa tetap menjadi orang besar meski telah dipecat dari kepolisian.

Asalkan, sang mantan Kadiv Propam Polri tersebut mau bertobat mengakui kesalahannya.

Kamaruddin berpesan agar Ferdy Sambo tak mengikuti hasutan tim pengacaranya yang dikepalai oleh Arman Hanis dan beranggotakan Febri Diansyah hingga Rasamala Aritonang tersebut.

"Jika merasa membunuh dan merasa melakukan obstruction of justice sudah langsung menyesal. Jangan mau diprovokasi oleh pengacaranya tidak benar, lebih bagus ganti pengacaranya minta kepada saya pengacara yang baik, saya siapkan. Bila perlu bayarnya dari saya," ungkap Kamaruddin.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo bersiap mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo bersiap mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022). (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Baca juga: Sebut Sifat Ferdy Sambo Perlu Dibedah, Ahli: Brigadir J Sudah Dibunuh, Didiskreditkan Sehina-hinanya

Di luar konteks profesionalismenya sebagai pengacara, Kamaruddin sejatinya tak ingin Ferdy Sambo dihukum mati.

Ia justru berharap Ferdy Sambo agar bisa bertobat dan menyesali kesalahannya.

"Karena sesungguhnya saya tidak mau sebetulnya, Ferdy Sambo itu dihukum mati. Secara pribadi saya ya, di luar profesi sebagai pengacara, saya tidak mau Sambo dihukum mati, tapi saya ingin Sambo sadar dan bertobat," ujar Kamaruddin.

"Saya mau dia mendapatkan belas kasihan dan pertolongan dari Tuhan, saya pribadi ingin dia bertobat, saya ingin dia menyadari kesalahannya."

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved