Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Diduga Bakar Mayat Tentaranya di Tempat Sampah, Warga Ukraina: Baunya seperti Rambut Terbakar

Sejumlah warga Ukraina di Kherson mengaku menyaksikan pasukan Rusia membakar sejumlah benda yang diduga mayat rekan mereka sendiri.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tangkapan Layar Tribunnews.com
Ilustrasi pasukan Rusia. Terbaru, pasukan Rusia diklaim membakar jasad temannya yang tewas dalam perang di tempat pembuangan sampah, Senin (21/11/2022). 

Layanan keamanan Ukraina mengklaim bahwa mayat tentara Rusia dibuang dan dicatat sebagai orang hilang dalam tugas untuk menutupi jumlah korban jiwa.

Sebuah panggilan telepon yang disadap dari seorang tentara Rusia pada bulan Mei menggambarkan adegan serupa dari mayat rekan-rekannya yang dibuang di TPA wilayah separatis Donetsk di Ukraina timur.

Baca juga: Serangan Rusia Berlanjut, Ukraina Bersiap Evakuasi Warga di Kherson selama Musim Dingin

Kondisi Ratusan Mayat Izyum Diduga Warga Ukraina Korban Rusia

Foto-foto mengerikan menunjukkan ratusan mayat digali dari sekitar 450 kuburan di dekat Izyum.

Dilansir TribunWow.com, mayat-mayat tersebut diduga dibunuh oleh pasukan Vladimir Putin saat masih menduduki wilayah Ukraina tersebut.

Dari sejumlah tubuh yang tengah berusaha diidentifikasi, terdapat tanda-tanda bekas penyiksaan.

Baca juga: Seperti Bucha, Pasukan Ukraina Temukan Mayat Bekas Penyiksaan di Kharkiv setelah Usir Tentara Rusia

Penampakan ratusan makam misterius di Izyum, wilayah Ukraina yang sempat dikuasai oleh Rusia. Tempat ini diyakini merupakan bukti kuat kejahatan perang yang dilakukan Rusia.
Penampakan ratusan makam misterius di Izyum, wilayah Ukraina yang sempat dikuasai oleh Rusia. Tempat ini diyakini merupakan bukti kuat kejahatan perang yang dilakukan Rusia. (YouTube BBC News)

Satu foto menunjukkan tangan korban diikat dengan jelas, sementara yang lain terkubur belum sempurna dengan tubuh yang masih terlihat dari sisi kuburan.

Setidaknya 10 ruang penyiksaan di mana orang-orang lokal dianiaya oleh penjajah Rusia juga telah ditemukan.

Tim dengan alat pelindung sedang bekerja di lokasi pemakaman, yang berada di antara pohon pinus dan kuburan yang ditandai dengan salib kayu sederhana.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan penemuan horor ini adalah kejahatan perang terbaru yang menimpa negaranya, setelah penemuan kuburan massal di Bucha dan Mariupol setelah invasi Rusia pada Februari.

"Kami ingin dunia tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang menyebabkan pendudukan Rusia," kata Zelensky dikutip The Sun, Jumat (16/9/2022).

"Rusia meninggalkan kematian di mana-mana. Dan itu harus dipertanggungjawabkan."

Jaksa Ukraina Oleksandr Filchakov, mengatakan beberapa dari mereka yang ditemukan, dikubur dengan leher terjerat tali dan tangan diikat ke belakang.

Wakil Menteri Dalam Negeri Yevhen Enin mengatakan mayat yang digali di wilayah itu juga menunjukkan bekas penyiksaan termasuk telinga yang dipotong.

Oleg Kotenko, pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas pencarian orang hilang secara nasional, mengatakan ada sebuah keluarga dengan seorang anak kecil dimakamkan di sana.

Halaman
123
Tags:
RusiaUkrainaTentara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved