Konflik Rusia Vs Ukraina
Serangan Rusia Berlanjut, Ukraina Bersiap Evakuasi Warga di Kherson selama Musim Dingin
Pihak Ukraina bersiap mengevakuasi warga Kherson dari daerah yang baru berhasil direbutnya.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Ukraina akan mulai mengevakuasi orang-orang untuk meninggalkan kota Kherson dan sekitarnya yang baru saja dibebaskan dari Rusia.
Dilansir TribunWow.com, Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk telah mengumumkan rencana tersebut yang ditawarkan secara suka rela untuk penduduk.
Evakuasi ini dilakukan lantaran kerusakan infrastruktur parah oleh pasukan Rusia yang telah membuat kehidupan sangat sulit bagi penduduk Kherson.
Berita tentang evakuasi itu datang ketika rudal Rusia dilaporkan telah menghantam sebuah depot minyak di Kherson pada Sabtu (19/11/2022) malam.
Pada hari yang sama, Vereshchuk mengatakan bahwa sejumlah orang telah menyatakan keinginan untuk pindah dari Kherson dan daerah Mykolaiv, sekitar 65 km (40 mil) ke barat laut.
"Ini mungkin (dilaksanakan) dalam beberapa hari ke depan," kata Vereshchuk pada konferensi pers yang disiarkan televisi di Mykolaiv ketika ditanya kapan evakuasi dari Kherson akan dimulai.
Dikutip Al Jazeera, Minggu (20/11/2022), Vereshchuck mengatakan pemerintah telah melakukan persiapan yang diperlukan untuk evakuasi.
Di antara warga yang ingin pergi adalah para orang tua dan mereka yang terkena dampak penembakan Rusia.
"Ini hanya evakuasi sukarela. Saat ini, kami tidak berbicara tentang evakuasi paksa," tegas Vereshchuk.
"Tetapi bahkan dalam kasus evakuasi sukarela, negara memikul tanggung jawab untuk transportasi. Orang harus dibawa ke tempat di mana mereka ingin menghabiskan musim dingin," katanya.
Baca juga: Menang Besar dari Rusia, Tentara Ukraina Berkaca-kaca Disambut Sorakan Warga: Kherson Milik Kita!
Pemerintah memiliki beberapa pilihan evakuasi, salah satunya adalah menggunakan Mykolaiv sebagai titik transit sebelum mengirim mereka lebih jauh ke barat, ke daerah yang lebih aman.
Pada bulan Agustus, Vereshchuk mengatakan Ukraina berencana untuk memperluas jumlah distrik garis depan di mana evakuasi sipil akan menjadi wajib.
Pasalnya, daerah tersebut dapat diserang kapan saja dan juga akan menghadapi masalah selama bulan-bulan musim dingin Ukraina.
Seperti halnya hantaman dua rudal yang kembali dilancarkan Rusia di depot bahan bakar di Kherson.
Anton Gerashchenko, seorang penasihat pemerintah dan mantan wakil menteri di menteri dalam negeri Ukraina, memposting video pendek di Twitter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-kunjungi-kherson.jpg)