Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Diduga Bakar Mayat Tentaranya di Tempat Sampah, Warga Ukraina: Baunya seperti Rambut Terbakar
Sejumlah warga Ukraina di Kherson mengaku menyaksikan pasukan Rusia membakar sejumlah benda yang diduga mayat rekan mereka sendiri.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Mereka dibunuh. Ada saksi dari gedung yang sama. Mereka melihat apa yang terjadi dan menguburkan orang-orang ini di sini," ujar Kotenko.
"Kuburan tanpa nama adalah untuk mereka yang ditemukan tewas di jalan," imbuhnya mengometari kondisi pemakaman tersebut.

Baca juga: Kadyrov Murka Salahkan Tentara Rusia setelah Kharkiv Direbut Ukraina, Ancam Adukan ke Putin
Sementara itu, Kepala Polisi Nasional Ihor Klymenko mengatakan adanya ruang penyiksaan ditemukan di kota Balakliya dan di tempat lain di Karkhiv.
"Di wilayah yang tidak diduduki di wilayah Kharkiv, sepuluh ruang penyiksaan telah ditemukan sejauh ini," ucap Klymenko.
"Kami tahu pasti bahwa orang-orang disiksa di sana, dan kami sudah memiliki informasi tentang mereka yang meninggal di sana."
Kepala Penyelidik Polisi Serhii Bolvinov mengatakan semua mayat yang akan digali di kuburan massal itu akan dibawa untuk pemeriksaan forensik guna mengumpulkan bukti dugaan kejahatan perang Rusia.
Dia mengatakan mayat-mayat itu telah dikuburkan secara individual di lokasi darurat.
"Bagi saya, itu sangat mengejutkan dan mengerikan dan ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Seharusnya tidak seperti ini di dunia yang beradab pada tahun 2022," kecam Bolvinov.
"Ini adalah kisah yang sangat menghebohkan dan tidak menyenangkan dari sudut manapun. Saya yakin kejahatan itu pasti akan dihukum."
Sejauh ini, Ukraina mengatakan telah mengidentifikasi lebih dari 21.000 kemungkinan kejahatan perang - termasuk pembunuhan warga sipil dan pemerkosaan yang dilakukan oleh pasukan Rusia.(TribunWow.com/Via)