Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Diduga Bakar Mayat Tentaranya di Tempat Sampah, Warga Ukraina: Baunya seperti Rambut Terbakar

Sejumlah warga Ukraina di Kherson mengaku menyaksikan pasukan Rusia membakar sejumlah benda yang diduga mayat rekan mereka sendiri.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tangkapan Layar Tribunnews.com
Ilustrasi pasukan Rusia. Terbaru, pasukan Rusia diklaim membakar jasad temannya yang tewas dalam perang di tempat pembuangan sampah, Senin (21/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pasukan Rusia diduga membuang dan membakar mayat rekan-rekan tentara yang tewas di tempat pembuangan sampah.

Dilansir TribunWow.com, temuan tersebut terungkap setelah pembebasan kota Kherson di selatan Ukraina.

Menurut pengakuan penduduk di pinggiran Kherson, mereka menyaksikan tas hitam diturunkan dari truk terbuka Rusia dan dibakar selama musim panas.

Baca juga: Serangan Rusia Berlanjut, Ukraina Bersiap Evakuasi Warga di Kherson selama Musim Dingin

Seperti dituturkan pada The Guardian, Senin (21/11/2022) para penduduk menggambarkan bau terbakar di lokasi tersebut.

"Baunya seperti rambut terbakar," kata Olesia Kokorina, (60).

Ia tinggal di blok apartemen era Soviet yang menghadap ke tempat pembuangan sampah di barat laut Kherson tersebut hingga bisa menyaksikan langsung.

"Bekas pembakaran itu juga berbau seperti di klinik dokter gigi ketika mereka mengebor gigi Anda sebelum memasang tambalan. Dan asapnya sangat tebal, Anda sampai tidak bisa melihat gedung di sebelahnya."

Di lokasi pembuangan sampah tersebut, terlihat sisa bendera Rusia, seragam dan helm tentara yang tercampur lumpur berbau busuk, sementara ratusan burung camar dan lusinan anjing liar mengais-ngais.

"Setiap kali tentara kami menembaki Rusia di sana, mereka memindahkan sisa-sisanya ke tempat pembuangan sampah dan membakarnya," kata Warga Kherson lainnya, Iryna (40).

Cuplikan video yang diduga merekam insiden pembunuhan tahanan Rusia oleh tentara Ukraina, dibagikan Senin (21/11/2022).
Cuplikan video yang diduga merekam insiden pembunuhan tahanan Rusia oleh tentara Ukraina, dibagikan Senin (21/11/2022). (Tangkapan Layar Video Viral via The Moscow Times)

Baca juga: Rekaman Tentara Ukraina Eksekusi Tahanan Rusia Terbukti Asli, Disebut Kejahatan hingga Membela Diri

Pekerja di tempat pembuangan sampah mengatakan pasukan Rusia telah memilih bagian yang terisolasi untuk membongkar limbah dan mendirikan pos pemeriksaan di pintu masuk.

"Rusia mengendarai Kamaz yang penuh dengan sampah dan mayat bersama-sama dan dibongkar," kata seorang pengumpul sampah yang tidak disebutkan namanya.

"Apakah kamu pikir seseorang akan mengubur mereka? Mereka membuangnya dan kemudian membuang sampah di atasnya, dan hanya itu."

Tidak segera mungkin untuk memverifikasi secara independen klaim tubuh tentara yang dibakar di lokasi tersebut.

Sementara pejabat Ukraina menolak berkomentar apakah mereka sedang menyelidiki klaim tersebut.

Seorang pejabat Kherson yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk menemukan mayat orang Ukraina yang dikubur di kuburan massal daripada situs pemakaman tentara Rusia.

Layanan keamanan Ukraina mengklaim bahwa mayat tentara Rusia dibuang dan dicatat sebagai orang hilang dalam tugas untuk menutupi jumlah korban jiwa.

Sebuah panggilan telepon yang disadap dari seorang tentara Rusia pada bulan Mei menggambarkan adegan serupa dari mayat rekan-rekannya yang dibuang di TPA wilayah separatis Donetsk di Ukraina timur.

Baca juga: Serangan Rusia Berlanjut, Ukraina Bersiap Evakuasi Warga di Kherson selama Musim Dingin

Kondisi Ratusan Mayat Izyum Diduga Warga Ukraina Korban Rusia

Foto-foto mengerikan menunjukkan ratusan mayat digali dari sekitar 450 kuburan di dekat Izyum.

Dilansir TribunWow.com, mayat-mayat tersebut diduga dibunuh oleh pasukan Vladimir Putin saat masih menduduki wilayah Ukraina tersebut.

Dari sejumlah tubuh yang tengah berusaha diidentifikasi, terdapat tanda-tanda bekas penyiksaan.

Baca juga: Seperti Bucha, Pasukan Ukraina Temukan Mayat Bekas Penyiksaan di Kharkiv setelah Usir Tentara Rusia

Penampakan ratusan makam misterius di Izyum, wilayah Ukraina yang sempat dikuasai oleh Rusia. Tempat ini diyakini merupakan bukti kuat kejahatan perang yang dilakukan Rusia.
Penampakan ratusan makam misterius di Izyum, wilayah Ukraina yang sempat dikuasai oleh Rusia. Tempat ini diyakini merupakan bukti kuat kejahatan perang yang dilakukan Rusia. (YouTube BBC News)

Satu foto menunjukkan tangan korban diikat dengan jelas, sementara yang lain terkubur belum sempurna dengan tubuh yang masih terlihat dari sisi kuburan.

Setidaknya 10 ruang penyiksaan di mana orang-orang lokal dianiaya oleh penjajah Rusia juga telah ditemukan.

Tim dengan alat pelindung sedang bekerja di lokasi pemakaman, yang berada di antara pohon pinus dan kuburan yang ditandai dengan salib kayu sederhana.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan penemuan horor ini adalah kejahatan perang terbaru yang menimpa negaranya, setelah penemuan kuburan massal di Bucha dan Mariupol setelah invasi Rusia pada Februari.

"Kami ingin dunia tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang menyebabkan pendudukan Rusia," kata Zelensky dikutip The Sun, Jumat (16/9/2022).

"Rusia meninggalkan kematian di mana-mana. Dan itu harus dipertanggungjawabkan."

Jaksa Ukraina Oleksandr Filchakov, mengatakan beberapa dari mereka yang ditemukan, dikubur dengan leher terjerat tali dan tangan diikat ke belakang.

Wakil Menteri Dalam Negeri Yevhen Enin mengatakan mayat yang digali di wilayah itu juga menunjukkan bekas penyiksaan termasuk telinga yang dipotong.

Oleg Kotenko, pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas pencarian orang hilang secara nasional, mengatakan ada sebuah keluarga dengan seorang anak kecil dimakamkan di sana.

"Mereka dibunuh. Ada saksi dari gedung yang sama. Mereka melihat apa yang terjadi dan menguburkan orang-orang ini di sini," ujar Kotenko.

"Kuburan tanpa nama adalah untuk mereka yang ditemukan tewas di jalan," imbuhnya mengometari kondisi pemakaman tersebut.

Andriy Yermak selaku Kepala Kantor Staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky turut memviralkan foto ratusan makam misterius di Kota Izyum lewat akun Twitter-nya @AndriyYermak.
Andriy Yermak selaku Kepala Kantor Staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky turut memviralkan foto ratusan makam misterius di Kota Izyum lewat akun Twitter-nya @AndriyYermak. (Twitter/@AndriyYermak)

Baca juga: Kadyrov Murka Salahkan Tentara Rusia setelah Kharkiv Direbut Ukraina, Ancam Adukan ke Putin

Sementara itu, Kepala Polisi Nasional Ihor Klymenko mengatakan adanya ruang penyiksaan ditemukan di kota Balakliya dan di tempat lain di Karkhiv.

"Di wilayah yang tidak diduduki di wilayah Kharkiv, sepuluh ruang penyiksaan telah ditemukan sejauh ini," ucap Klymenko.

"Kami tahu pasti bahwa orang-orang disiksa di sana, dan kami sudah memiliki informasi tentang mereka yang meninggal di sana."

Kepala Penyelidik Polisi Serhii Bolvinov mengatakan semua mayat yang akan digali di kuburan massal itu akan dibawa untuk pemeriksaan forensik guna mengumpulkan bukti dugaan kejahatan perang Rusia.

Dia mengatakan mayat-mayat itu telah dikuburkan secara individual di lokasi darurat.

"Bagi saya, itu sangat mengejutkan dan mengerikan dan ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Seharusnya tidak seperti ini di dunia yang beradab pada tahun 2022," kecam Bolvinov.

"Ini adalah kisah yang sangat menghebohkan dan tidak menyenangkan dari sudut manapun. Saya yakin kejahatan itu pasti akan dihukum."

Sejauh ini, Ukraina mengatakan telah mengidentifikasi lebih dari 21.000 kemungkinan kejahatan perang - termasuk pembunuhan warga sipil dan pemerkosaan yang dilakukan oleh pasukan Rusia.(TribunWow.com/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Tags:
RusiaUkrainaTentara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved