Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Disebut Berusaha Hapus Budaya Ukraina, Rusia Jarah Karya Seni Berharga di Museum Kherson

Sejumlah karya seni berharga di museum Kherson diangkut oleh tentara Rusia yang mundur dari kota.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Kristina Fedorovich (CC BY-SA 4.0)
Museum Seni Oleksii Shovkunenko di ibu kota wilayah Kherson, Ukraina. Pihak museum mengklaim pasukan Rusia telah mengambil sejumlah karya lukisan dan mengangkutnya ke wilayah yang dikuasai, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Koleksi lukisan dari Museum Seni Oleksii Shovkunenko di ibu kota wilayah Kherson, Ukraina, telah dipindahkan ke museum di Krimea yang dicaplok Rusia.

Dilansir TribunWow.com, otoritas museum mengatakan karya seni tersebut diangkut oleh truk tak bertanda pada awal November dari Kherson ke Museum Taurida.

Lukisan-lukisan yang diambil adalah karya seniman terkenal termasuk Ivan Pokhitonov, Pyotr Sokolov, Leonid Chichkan dan Mykhailo Andriienko-Nechytailo.

Baca juga: Rusia Mengaku Sudah Tarik Mundur Pasukan di Kherson, Ukraina Justru Makin Waspada, Mengapa?

"Koleksi pameran museum seni Kherson tiba di Museum Pusat Taurida di Simferopol dengan truk tanpa plat nomor," kata museum Kherson dalam sebuah posting Facebook.

Museum Pusat Taurida di ibukota Krimea Simferopol mengkonfirmasi transfer karya seni tersebut ke The Moscow Times pada hari Kamis (10/11/2022).

"Karena diberlakukannya darurat militer di wilayah wilayah Kherson, saya telah diperintahkan untuk mengambil karya yang dipamerkan di Museum Seni Kherson untuk penyimpanan sementara dan memastikan keamanannya sampai dikembalikan ke pemiliknya yang sah," kata direktur museum Andrei Malgin.

Museum Seni Kherson, yang terletak di pusat kota Kherson, telah ditutup sejak kota itu jatuh ke tangan pasukan Rusia pada hari-hari awal invasi Rusia.

Kolase contoh lukisan yang dibawa Rusia dari Museum Seni Oleksii Shovkunenko di ibu kota wilayah Kherson, Ukraina. (Kiri) lukisan berjudul 'Lanka' (1975) karya Gavrilo Gluck, dan lukisan berjudul 'Rumah saat matahari terbenam' karya Pyotr Sokolov.
Kolase contoh lukisan yang dibawa Rusia dari Museum Seni Oleksii Shovkunenko di ibu kota wilayah Kherson, Ukraina. (Kiri) lukisan berjudul 'Lanka' (1975) karya Gavrilo Gluck, dan lukisan berjudul 'Rumah saat matahari terbenam' karya Pyotr Sokolov. (facebook/ @art.museum.ks)

Baca juga: Bantah Kalah, Kadyrov Sebut Pasukan Chechnya Pro-Rusia Justru Siapkan Kejutan untuk Tentara Ukraina

Penjarahan karya-karya tersebut, yang dikecam oleh pihak museum sebagai 'kejahatan', adalah contoh terbaru dari aksi pasukan Rusia yang memindahkan artefak budaya penting dari Ukraina.

Kyiv mengklaim hal ini sebagai kampanye yang disengaja untuk menghapus warisan Ukraina.

"Selama tiga hari sekarang, penjarah Rusia telah mengambil semua lukisan dari sana. Mereka memuatnya ke dalam mobil besar mereka. Tanpa perlindungan apa pun, tanpa kemasan apa pun, seperti sampah," kata seorang warga Kherson kepada surat kabar Rusia Novaya Gazeta pekan lalu.

Ia menambahkan bahwa pasukan pendudukan Rusia telah lebih berhati-hati dengan mesin cuci curian dibandingkan dengan warisan seni kota.

Pada bulan Maret, Kyiv menuduh Moskow menjarah lebih dari 2.000 karya seni dari Museum Kuindzhi Mariupol, diantaranya adalah karya pelukis realis lokal Arkhip Kuindzhi.

"(Rusia) sedang mencoba untuk menghancurkan segala sesuatu yang berhubungan dengan warisan budaya kita," kata Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko kepada Euronews bulan lalu, menuduh pasukan Rusia menghancurkan atau merusak sekitar 500 museum dan institusi budaya di Ukraina sejak perang dimulai.

Baca juga: Yakin Konflik akan Mereda di Musim Dingin, AS Tak Berniat Desak Ukraina Segera Berdamai dengan Rusia

Rusia Resmi Tarik Pasukan dari Kherson

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pihaknya menarik pasukannya di atas Sungai Dnipro di wilayah Kherson, Ukraina selatan, Rabu (9/11/2022).

Halaman 1/3
Tags:
KhersonUkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved