Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Telan Kekalahan, Rusia Resmi Tarik Pasukan dari Kherson, Kembalikan Tanah Jajahan ke Ukraina

Menteri pertahanan dan komandan perang Rusia mengumumkan penarikan pasukan dari wilayah Kherson.

Sergei Malgavko / TASS
Pasukan militer Rusia mencapai Kota Kherson, Ukraina, Rabu (2/3/2022). Terbaru, Rusia resmi menarik mundur pasukan dari Kota Kherson, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pihaknya menarik pasukannya di atas Sungai Dnipro di wilayah Kherson, Ukraina selatan, Rabu (9/11/2022).

Dilansir TribunWow.com, tentara Rusian diinstruksinya meninggalkan satu-satunya ibukota regional Ukraina yang telah direbut sejak meluncurkan invasi awal tahun ini.

Pengumuman penarikan itu dibuat oleh Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Jenderal Sergei Surovikin, komandan pasukan Rusia di Ukraina.

Baca juga: Rusia Mengaku Sudah Tarik Mundur Pasukan di Kherson, Ukraina Justru Makin Waspada, Mengapa?

Seperti dikutip The Moscow Times, Kamis (10/11/2022), Surovikin mengatakan keputusan sulit itu diambil demi menyelamatkan nyawa pasukan.

"Keputusan untuk mempertahankan pasukan di tepi kiri Dnipro tidak mudah, tetapi pada saat yang sama kami akan menyelamatkan nyawa personel militer kami dan kemampuan tempur pasukan kami," kata Surovikin dalam klip yang ditayangkan di televisi pemerintah.

"Kherson dan pemukiman yang berdekatan tidak dapat sepenuhnya disuplai atau tetap berfungsi. Nyawa orang terus-menerus dalam bahaya," tambahnya.

Namun tak lama setelah pengumuman itu, Kyiv mengklaim tidak ada tanda-tanda bahwa pasukan Rusia menarik diri dari Kherson.

"Kami tidak melihat tanda-tanda bahwa Rusia akan meninggalkan Kherson tanpa perlawanan," kicau penasihat presiden Ukraina Mykhaylo Podolyak, menyarankan pengumuman itu bisa menjadi taktik dan menyebut perintah yang dibuat oleh Shoigu sebagai 'pernyataan TV yang dipentaskan'.

Keputusan Rusia untuk mundur dari Kherson ke tepi kiri sungai Dnipro datang setelah berbulan-bulan pertempuran sengit di daerah itu, dengan pasukan Ukraina mendapat kemenangan besar melawan pasukan Rusia.

Pasukan Ukraina telah maju merebut pemukiman Kalininskoye dan kota Snihurivka, timur laut kota Kherson, pada Rabu pagi, yang selanjutnya memberikan tekanan pada pasukan Rusia di sekitar ibukota regional.

Dalam beberapa bulan terakhir, posisi Rusia di sisi kanan Dnipro semakin rentan, karena pasukan Ukraina perlahan-lahan menurunkan jalur pasokan Rusia.

Mereka menguasai jembatan utama dan memaksa Moskow untuk mengandalkan sejumlah ponton dan penyeberangan feri.

Kondisi Kota Kherson, Ukraina pada Maret 2022. Tampak tentara Rusia berpatroli di dalam kota yang telah mereka kuasai tersebut.
Kondisi Kota Kherson, Ukraina pada Maret 2022. Tampak tentara Rusia berpatroli di dalam kota yang telah mereka kuasai tersebut. (YouTube The Guardian)

Baca juga: Pengakuan Warga Kherson yang Dikuasai Rusia, Ditakut-takuti Serangan Ukraina hingga Hidup Terasing

Menurut Dmitry Gorenburg, seorang ahli keamanan Rusia di think tank CNA yang berbasis di Virginia, pengumuman untuk menarik diri dari Kherson menggarisbawahi betapa masalah pasokan itu menghalangi pasukan Rusia.

"Saya pikir militer Rusia telah mencapai titik di mana kendala pasokan semakin mempengaruhi kemampuan mereka untuk berperang," kata Gorenburg.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved