Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pengakuan Warga Kherson yang Dikuasai Rusia, Ditakut-takuti Serangan Ukraina hingga Hidup Terasing

Penduduk Kherson membeberkan kondisi di wilayahnya yang hendak direbut kembali oleh Ukraina.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Olga MALTSEVA/AFP
Kondisi Kherson, Ukraina yang saat ini telah dikuasai oleh pasukan militer Rusia. Terbaru, warga Kherson ceritakan rasanya hidup di wilayah konflik, Minggu (7/11/2022). 

"Sangat sulit untuk menunggu tetapi saya percaya pada pembebasan. Saya pikir itu akan terjadi bulan ini."

Baca juga: Komandan Rusia Akui Kewalahan Hadapi Ukraina, Kherson Terancam Lepas dari Genggaman Putin

Ukraina Justru Makin Waspada

Seorang pejabat yang ditempatkan di Moskow di wilayah Kherson telah mengindikasikan pasukan Rusia mundur dari tepi barat sungai Dnieper.

Dilansir TribunWow.com, Amerika Serikat menyuarakan nada optimis tentang kemampuan Ukraina untuk merebut kembali kota selatan Kherson.

Namun, Kyiv justru lebih waspada karena menduga bahwa Rusia telah menyiapkan serangan kejutan untuk menjebak mereka.

Baca juga: Ukraina Makin Mendekat, Pejabat Rusia Peringatkan Warga Sipil untuk Segera Meninggalkan Kherson

Mundurnya pasukan Rusia dari Kherson dikabarkan oleh Kirill Stremousov, wakil administrator sipil wilayah Kherson yang dilantik Rusia.

Ia mengatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara pada hari Kamis dengan Solovyov Live, outlet media online pro-Kremlin.

"Kemungkinan besar unit kami, tentara kami, akan berangkat ke tepi kiri (timur)," ucap Stemousov dikutip Al Jazeera, Jumat (4/10/2022).

Provinsi Kherson termasuk ibukota Kherson, adalah satu-satunya wilayah dan kota besar Ukraina yang direbut secara utuh sejak Rusia menginvasi negara itu delapan bulan lalu.

Daerah yang dikuasai juga mencakup satu sisi bendungan di seberang Dnieper, yang mengontrol pasokan air untuk mengairi Krimea, semenanjung Ukraina yang direbut Rusia dan kemudian dianeksasi pada tahun 2014.

Sebelumnya, Rusia telah membantah pasukannya berencana untuk menarik diri dari daerah itu, dengan menyebutkan bahwa setiap kemunduran mewakili kekalahan signifikan bagi pasukannya.

Namun, tidak ada kabar pada hari Kamis dari pejabat senior di Kremlin, meskipun dari foto-foto yang beredar di media sosial, terlihat bangunan-bangunan utama di Kherson tidak lagi mengibarkan bendera Rusia.

Natalia Humeniuk, juru bicara komando militer selatan Ukraina, mengatakan pernyataan soal mundurnya tentara Rusia bisa menjadi jebakan.

Sementara foto-foto yang dibagikan di akun Telegram pro-Kremlin kemungkinan adalah informasi yang salah.

"Ini bisa menjadi manifestasi dari provokasi tertentu untuk menciptakan kesan bahwa permukiman ditinggalkan, aman untuk memasukinya, sementara mereka bersiap untuk pertempuran jalanan," kata Humeniuk dalam komentar yang disiarkan televisi.

Seorang prajurit Rusia berpatroli di sebuah jalan di Kherson, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, 20 Mei 2022. Terbaru, ilustrasi tentara Rusia.
Seorang prajurit Rusia berpatroli di sebuah jalan di Kherson, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, 20 Mei 2022. Terbaru, ilustrasi tentara Rusia. (AFP)

Baca juga: Komandan Rusia Akui Kewalahan Hadapi Ukraina, Kherson Terancam Lepas dari Genggaman Putin

Halaman
1234
Tags:
KhersonKonflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved