Polisi Tembak Polisi
Kamaruddin Klaim Dibantu Agen Intelijen Selidiki Sambo dan PC, BIN Tegaskan Hanya Beri Info ke RI 1
Badan Intelijen Negara (BIN) akhirnya buka suara soal klaim Kamaruddin mendapat bocoran informasi dari anggota BIN hingga TNI soal kasus Sambo dan PC.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Zakirudin menyatakan advokat adalah profesi yang mulia.
"Jangan gara-gara segelintir dua manusia yang jadi oknum semacam ini akhirnya rusak," ujar Zakirudin.
Tim Kuasa Hukum Brigadir J Siap Mati
Sempat beredar kabar bahwa pihak keluarga dari Brigadir J telah lelah karena kasus berjalan lambat.
Tim kuasa hukum Brigadir J tak menampik bahwa ayah dari Yosua yakni Samuel Hutabarat memang mengaku lelah mengikuti kasus yang menjerat Ferdy Sambo ini.
Dikutip TribunWow dari YouTube tvonenews, namun tim kuasa hukum memastikan anggota keluarga yang lain masih bersemangat memperjuangkan keadilan di kasus Ferdy Sambo.

Baca juga: Fakta Baru Sidang Kasus Brigadir J, Terungkap Status Anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Martin Lukas Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J mengatakan hanya ada dua hal yang dapat menghentikan tim kuasa hukum berhenti membela Brigadir J.
"Dua hal yang memungkinkan kami mundur," kata Martin.
"Pertama adalah kuasa kami dicabut."
"Atau yang kedua, Tuhan Yesus datang untuk yang kedua kali," ungkapnya.
Martin menegaskan, tim kuasa hukum tidak takut mati membela Brigadir J apalagi menerima suap untuk berhenti.
"Selain itu kita tidak akan pernah mundur," tegas Martin.
"Mau ditembak kepala kita, kita sudah siap," ujarnya. (TribunWow.com/Anung/Via)