Konflik Rusia Vs Ukraina
Sinyal Ukraina Berhasil Desak Mundur Tentara Putin, Tak Ada Lagi Bendera Rusia Berkibar di Kherson
Ukraina diperkirakan telah berhasil menguasai wilayah Kherson yang sebelumnya direbut Rusia.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Bendera Rusia yang tergantung di depan pemerintahan regional di wilayah Kherson dilaporkan telah diturunkan.
Dilansir TribunWow.com, hal ini menadakan bahwa wilayah yang dulunya direbut Rusia itu telah berhasil dikuasai kembali oleh Ukraina.
Kabar ini disampaikan sebuah saluran Telegram pro-Rusia yang memperlihatkan kondisi gedung pemerintahan tersebut.
Baca juga: Bos Tentara Bayaran Rusia Grup Wagner Miliki Kuasa Setingkat Menteri hingga Mampu Pengaruhi Putin
"Saya berkendara ke gedung bekas pemerintahan wilayah Kherson. Saya mengonfirmasi bahwa tidak ada bendera (Rusia) di atasnya," ucap koresponden perang pro-Kremlin Alexander Kots di saluran Telegramnya, dikutip The Moscow Times, Kamis (3/11/2022).
Pemerintahan Kherson yang ditempatkan di Rusia telah mengevakuasi puluhan ribu warga sipil ke tepi kiri Sungai Dnipro di tengah desakan serangan balasan Ukraina.
Penurunan bendera Rusia tersebut adalah indikasi pertama bahwa militer Rusia mungkin bersiap untuk meninggalkan kota Kherson, satu-satunya ibu kota regional yang telah direbut Moskow dalam invasi delapan bulannya.
Kirill Stremousov, wakil kepala pemerintahan Kherson yang ditempatkan di Moskow, memperingatkan bahwa pasukan Rusia akan bergerak ke tepi kiri Sungai Dnipro dalam beberapa hari mendatang.
"Kemungkinan besar, unit kami, pasukan kami akan pergi ke bagian tepi kiri wilayah Kherson," kata Stremousov kepada televisi pemerintah Rusia.

Baca juga: PBB Mulai Investigasi Dugaan Penggunaan Bom Kotor oleh Ukraina untuk Buktikan Tudingan Rusia
Setelah merebut kota Kherson hanya beberapa hari setelah invasi, posisi Rusia di utara sungai menjadi semakin rentan dalam beberapa bulan terakhir.
Pasalnya, pasukan Ukraina secara strategis menargetkan jembatan utama di atas jalur air raksasa, dan mencekik jalur pasokan Rusia ke kota.
Sebuah rekaman yang diambil hari Rabu (2/11/2022), tampaknya menunjukkan enam serangan artileri Ukraina, kemungkinan dilakukan oleh sistem HIMARS yang dipasok AS.
Serangan itu menghancurkan jembatan ponton buatan Rusia yang paralel dengan Jembatan Antonivsky 10 kilometer timur kota Kherson, yang selanjutnya memutus jalur pasokan Rusia.
Disinyalir perebutan kembali kota Kherson, yang sebagian besar tetap utuh meskipun pertempuran di seluruh wilayah, akan menjadi kemenangan besar bagi Kyiv.
Baca juga: Wikipedia Didenda Rusia Rp 509 Juta Buntut Terbitkan 2 Artikel terkait Invasi ke Ukraina
Serangan balasan Ukraina telah membebaskan lebih dari 600 kota dalam sebulan terakhir.