Konflik Rusia Vs Ukraina
Benci Putin, Miliarder dan Elite Rusia Ramai-ramai Ajak Pindah Kewarganegaraan Buntut Perang Ukraina
Sejumlah miliarder dan elite Rusia melepaskan kewarganegaraannya sebagai protes atas perang Ukraina.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Dia kemudian dibebaskan dengan jaminan dan dirawat karena memiliki penyakit leukemia di London.
Dia berhenti dari perannya sebagai CEO Tinkoff pada tahun 2020.
Baca juga: Kekacauan Mulai Terjadi di Pemerintahan Putin, Para Elite Rusia Dikabarkan Siap Melarikan Diri
Sebelumnya, Co-founder dan CEO bank digital Inggris Revolut, Nik Storonsky (37), lebih dulu melepas kewarganegaraannya dan kini resmi menjadi warga Inggris.
Nik Storonsky diketahui memiliki kewarganegaraan ganda Inggris dan Rusia.
Namun, ia memilih untuk melepaskan kewarganegaraan Rusianya awal tahun ini.
Nik Storonsky, adalah putra Nikolai Storonsky, kepala lembaga penelitian raksasa energi Rusia, Promgaz, Gazprom.
Diperkirakan, Nik yang terkenal karena kekayaanya, memiliki harta bersih sebesar 7,1 miliar USD (sekira Rp 111 triliun).
Ayah Nik Storonsky, Nikolai, telah dikenai sanksi oleh Ukraina pada 19 Oktober, ia dilarang memasuki Ukraina dan asetnya di negara itu sudah dibekukan.
Nik Storonsky, yang lahir di kota Dolgoprudny di wilayah Moskow, setidaknya adalah miliarder keempat yang melepaskan kewarganegaraan Rusianya sejak invasi Moskow ke Ukraina dimulai pada Februari.
Tiga miliarder lainnya yang diketahui telah mengambil langkah yang sama adalah investor Facebook Yury Milner, pendiri pialang ritel Freedom Holding Timur Turlov dan pemodal kelahiran Armenia Ruben Vardanyan.
Sebelumnya, investor Miliarder Silicon Valley Yuri Milner mengatakan bahwa dia telah meninggalkan Rusia sejak tahun 2014.
"Saya dan keluarga saya meninggalkan Rusia untuk selamanya pada 2014, setelah aneksasi Rusia atas Krimea. Dan musim panas ini, kami secara resmi menyelesaikan proses pelepasan kewarganegaraan Rusia kami," terang Milner.
Milner, pendiri perusahaan investasi internet DST Global dan salah satu investor asli di Facebook, telah menjadi warga negara Israel sejak 1999.
Disebutkan bahwa pemodal ventura dan fisikawan itu tidak memiliki aset di Rusia dan 97 persen kekayaannya diciptakan di tempat lain.
"Yuri belum pernah bertemu Vladimir Putin, baik secara individu maupun kelompok," bunyi keterangan dalam laman DST Global.