Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kekacauan Mulai Terjadi di Pemerintahan Putin, Para Elite Rusia Dikabarkan Siap Melarikan Diri

Isu kudeta untuk melengserkan Presiden Rusia Vladimir Putin semakin mencuat ke permukaan.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube South China Morning Post
Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri parade perayaan hari kemenangan di Moskow, Senin (9/5/2022). Terbaru, orang-orang di lingkaran Putin dikabarkan bersiap melarikan diri, Kamis (19/5/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Isu kudeta untuk melengserkan Presiden Rusia Vladimir Putin semakin mencuat ke permukaan.

Hal ini menyusul perkembangan invasi di Ukraina, di mana Rusia disebut telah menderita kekalahan.

Memperkuat isu tersebut, para petinggi Rusia dikabarkan telah mulai mencari cara untuk melarikan diri.

Kolase potret Kepala Intelijen baru Rusia untuk konflik Ukraina, Letnan Jenderal Vladimir Stepanovich Alekseev dari GRU (kiri), dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (11/5/2022).
Kolase potret Kepala Intelijen baru Rusia untuk konflik Ukraina, Letnan Jenderal Vladimir Stepanovich Alekseev dari GRU (kiri), dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (11/5/2022). (AFP/Alexei Druzhinin; Istimewa)

Baca juga: Operasi Kanker, Putin akan Serahkan Rusia ke Tangan Mantan KGB Arsitek Perang Ukraina

Baca juga: Teka-teki Alasan Putin Jebloskan Jenderal Kepala FSB ke Penjara Terkejam Rusia, Diduga karena Ini

Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Kamis (19/5/2022), Christo Grozev, seorang ahli Rusia, meyakini elit GRU dan FSB adalah yang paling mungkin untuk mencoba dan menggulingkan Putin.

Pasalnya, mereka dinilai lebih banyak tahu kebenaran dari apa yang terjadi di lapangan.

Para elite itu juga dikabarkan sudah mencari cara untuk memindahkan uang dan keluarga mereka ke luar negeri untuk mengantisipasi jatuhnya Putin.

Grozev mengatakan bahwa tokoh senior di FSB, badan keamanan internal utama Rusia, dan di direktorat intelijen militer GRU, sedang mempersiapkan kehidupan setelah Putin lengser.

Disebutkan bahwa FSB dan GRU yang merupakan badan intelejen Rusia, mengetahui kenyataan bahwa negaranya menderita kekalahan dari Ukraina.

Invasi yang diinisiasi Putin itu pun dinilai mulai tak bisa lagi terkontrol.

"Bagian intelektual dari GRU, mereka yang memiliki informasi lengkap memahami kesulitan yang dihadapi Putin," kata Grozev.

"Dan juga elite FSB, yang mengetahui jumlah spesifik korban di antara pasukan Rusia, dan memahami bahwa ibu, istri, saudara perempuan tentara Rusia yang tewas atau hilang tidak berhenti bertanya."

"Mereka tahu bahwa situasi ini pada akhirnya akan lepas kendali."

Menyadari kondisi yang terjadi akan berbahaya untuk kedudukan Putin, para petinggi ini pun mulai melakukan persiapan.

Beberapa di antaranya bahkan telah merencanakan pelarian diri dan keluarganya berikut aset mereka ke luar Rusia.

"Ini adalah bagian dari pasukan keamanan yang mengetahui bahaya bagi rezim, dan mereka sendiri sekarang sedang mempersiapkan masa depan mereka," tutur Grozev.

Halaman
123
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved