Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

131 Korban Meninggal di Tragedi Arema FC Vs Persebaya, Komdis PSSI Sudah Siapkan Sanksi Singo Edan

Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya menimbulkan korban jiwa, ini updatenya.

KOMPAS.com/Suci Rahayu
Pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022) berlangsung panas hingga menimbulkan ratusan korban jiwa. 

TRIBUNWOW.COM - Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya menimbulkan korban jiwa.

Sebanyak 131 korban meninggal dunia setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022).

Diduga penyebab korban jiwa karena suporter Arema FC, Aremania berdesak-desakan ketika ke luar stadion.

Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas.
Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas. (Surya Malang/Purwanto)

Baca juga: Ratusan Suporter Arema FC Tewas di Tragedi di Kanjuruhan, 2 Mantan Pelatih Singo Edan Beri Komentar

Pemicunya adalah kericuhan yang terjadi di dalam stadion antara suporter dan pihak keamanan.

Dilansir TribunWow.com dari pssi.org pada Minggu (2/10/2022), PSSI langsung mengambil langkah tegas terkait tragedi tersebut.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing bakal menyidang kasus setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Besar kemungkinan Arema FC tidak boleh menyelenggarakan pertandingan tanpa penonton selama menjadi tuan rumah.

Bahkan, Erwin Tobing mengatakan bahwa sanksi lain sudah menghantui Arema FC.

"Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini," kata Erwin.

"Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti," tandasnya.

Baca juga: VIDEO Kapolres Malang Beberkan Pemicu Kerusuhan Laga Arema FC Vs Persebaya di Kanjuruhan

Erwin Tobing bakal melibatkan pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut.

"Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapapun yang salah harus dihukum," ujar Erwin.

Komdis PSSI akan bertolak ke Malang untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.

Setelah itu, Komdis PSSI baru bisa memutuskan hukuman yang layak untuk Arema FC.

Baca juga: Tragedi di Kanjuruhan seusai Laga Arema FC Vs Persebaya Hampir Sentuh Insiden Paling Mematikan

Penggunaan Gas Air Mata yang Dilarang FIFA Jadi Sorotan, Ini Aturannya

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Komdis PSSIPSSIArema FCLiga 1 2022Persebaya Surabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved