Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

IPW Ungkit Nama Idham Azis dan Tito soal Rekam Jejak Karier Ferdy Sambo di Polri

IPW menyebut eks Kapolri berperan sebagai kakak asuh dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Tribunnews/Jeprima
Kepala Polisi Republik Indobesia (Kapolri) Komjen. Pol. Idham Azis bersama ketua komisi III Herman Herry menyapa rekan media saat akan meninggalkan ruang rapat seusai rapat paripurna pengesahan Kapolri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). Rapat Paripurna DPR tersebut menetapkan dan menyetujui Komjen. Pol. Idham Azis menjadi Kapolri (Kepala Polisi Republik Indonesia) usai mengikuti uji Kelayakan dan Kepatutan. Tampak dalam foto tersebut Ferdy Sambo masih menjabat sebag 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo memiliki karier yang begitu cepat di instansi Polri.

Tanpa pernah memiliki pengalaman menjabat sebagai Kapolda, Sambo langsung menduduki jabatan strategis yakni Kadiv Propam.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti sosok eks Kapolri Tito Karnavian dan Idham Azis terkait melejitnya karier Ferdy Sambo di Polri.

Baca juga: Bahas Nasib Ferdy Sambo, Pengamat Ungkap Bahaya jika Kapolri Ulur Waktu Pemecatan

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menjelaskan bagaimana Sambo sudah mendapatkan posisi jabatan strategis sejak era Kapolri Tito Karnavian.

Kala itu Sambo diberikan kepercayaan menjadi sekretaris Satgasus Merah Putih bentukan Tito.

"Periode pertama dia sebagai sekretaris Satgasus ketika Pak Tito sebagai Kapolri dan Kasatgasusnya Idham Azis," kata Sugeng dalam diskusi di salah satu hotel di Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

"Nah Idham Azis ini yang katanya biasa disebut kakak asuh (Ferdy Sambo)."

Setelah Idham Azis naik menjadi Kapolri, Sambo langsung ditunjuk untuk menjadi Kasatgasus Merah Putih.

"Ketika Idham Azis menjadi Kapolri, Sambo menjadi Kasatgasus sampai dengan 3 periode Kasatgasus."

"Yang terakhir ditandatangani 1 Juli 2022, peristiwa (penembakan Brigadir J) terjadi 8 Juli 2022. Ada apa?," jelas Sugeng.

Sugeng lalu menyampaikan bagaimana sangat besar risiko Sambo memanfaatkan jabatan sebagai Kadiv Propam untuk menutup-nutupi kesalahan yang dibuat oleh Satgasus Merah Putih.

"Saya katakan bahwa ini konflik interest yang begitu besar."

"Sebagai Kadiv Propam, yang tugasnya memeriksa dugaan kode etik polisi, dia juga sebagai Kasatgasus, ini namanya bertentangan sekali."

"Bagaimana kalau tim Satgasus itu melakukan pelanggaran saat bertugas? karena dia harus memeriksa, maka semuanya harus ditutup-tutupi," pungkas Sugeng.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo saat belum terjerat kasus pembunuhan berencana Brigadir J. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca juga: Pengacara Brigadir J Sebut Ferdy Sambo Tembak Bagian Kepala Belakang Yosua: Dia Penentu Kematian

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved