Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Sebut Rusia Panik, Tentara Putin Nekat Serang PLTN Ukraina hingga Percepat Referendum

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut Rusia panik hingga serang PLTN dan mendesak referendum.

Instagram @zelenskiy_official
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik keputusan Dewan Uni Eropa yang setuju menjadikan negaranya kandidat anggota organisasi, Jumat (24/6/2022). Terbaru, Zelensky sebut Rusia mulai panik, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Rusia jelas sedang dalam kondisi panik.

Dilansir TribunWow.com, hal ini dikarenakan serangan balasan Ukraina di wilayah timur yang berhasil mendesak mundur tentara Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kepanikan tersebut tampak dari serangan Rusia yang gegabah ke pembangkit listrik tenaga nuklir serta permintaan pasukan separatis untuk segera dilakukannya referendum.

Baca juga: Putin Beri Ancaman Serius Buntut Serangan Ukraina, Joe Biden Khawatir Rusia Gunakan Nuklir

Dilaporkan Aljazeera, rudal Rusia menghantam dalam jarak 300 meter dari reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ukraina Selatan dekat kota Yuzhnoukrainsk di provinsi Mykolaiv selatan pada hari Senin (19/9/2022).

Menurut operator nuklir Ukraina Energoatom, bom tersebut meninggalkan lubang sedalam 2 meter dan lebar 4 meter.

Namun, reaktor tersebut masih beroperasi secara normal dan tidak ada karyawan yang terluka.

Pembangkit listrik tenaga nuklir ini adalah yang terbesar kedua di Ukraina setelah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia, yang telah berulang kali mendapat serangan.

Sepanjang perang, Rusia telah menargetkan pembangkit listrik dan peralatan transmisi Ukraina.

Aksi tersebut menyebabkan pemadaman dan membahayakan sistem keselamatan pembangkit listrik tenaga nuklir negara itu.

Serangan itu juga menyebabkan penutupan sementara pembangkit listrik tenaga air di dekatnya, menghancurkan lebih dari 100 jendela di kompleks itu dan memutuskan tiga saluran listrik.

Kementerian Pertahanan Ukraina merilis video hitam-putih yang menunjukkan dua bola api besar meletus satu demi satu dalam kegelapan, diikuti oleh hujan bunga api pijar, 19 menit setelah tengah malam.

Kementerian dan Energoatom menyebut serangan itu sebagai terorisme nuklir.

Ukraina merilis rekaman penembakan oleh tentara Rusia pada pembangkit nuklir di Yuzhnoukrainsk, di Mykolaiv selatan, Ukraina, Senin (19/9/2022).
Ukraina merilis rekaman penembakan oleh tentara Rusia pada pembangkit nuklir di Yuzhnoukrainsk, di Mykolaiv selatan, Ukraina, Senin (19/9/2022). (Tangkapan Layar Kanal Guardian)

Baca juga: Penduduk Rusia Khawatir Ukraina Balas Lakukan Invasi setelah Berhasil Rebut Kembali Wilayahnya

Serangan rudal itu terjadi di tengah gencarnya balasan Ukraina di wilayah Kharkiv yang dipuji sebagai titik balik potensial dalam perang.

Zelensky mengatakan Rusia sangat panik ketika militer negaranya menekan lebih jauh ke timur, membuka jalan bagi potensi serangan terhadap pasukan pendudukan Moskow di wilayah Donbas.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved