Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Beri Ancaman Serius Buntut Serangan Ukraina, Joe Biden Khawatir Rusia Gunakan Nuklir
Presiden AS Joe Biden menanggapi ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin yang dikhawatirkan akan gunakan senjata nuklir.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata nuklir atau kimia taktis.
Dilansir TribunWow.com, ia khawatir senjata pemusnah massal itu digunakan setelah Rusia mengalami serangkaian kekalahan di Ukraina.
Tanggapan ini disampaikan setelah Vladimir Putin menyampaikan ancaman akan memberikan respons serius atas serangan balasan tersebut.
Baca juga: Putin Kembali Lolos Upaya Pembunuhan, Mobil Presiden Rusia Meledak saat Memanasnya Konflik Ukraina
Ditanya apa yang akan dia katakan kepada Vladimir Putin jika dia mempertimbangkan untuk menggunakan senjata semacam itu, Biden buka suara.
Ia dengan tegas melarang penggunaan senjata yang dikecam dunia tersebut dalam kondisi apa pun.
"Jangan. Jangan. Jangan. Itu akan mengubah wajah perang menjadi sesuatu yang baru sejak Perang Dunia II," tegas Joe Biden dikutip Al Jazeera, Minggu (18/9/2022).
Militer Ukraina memukul mundur pasukan Rusia dalam serangan kilat di timur laut negara itu pekan lalu.
Hal ini menempatkan Putin di bawah tekanan politik dari nasionalis di dalam negeri.
Baca juga: Leher Terjerat dan Tangan Diikat, Ini Kondisi Ratusan Mayat Izyum Diduga Warga Ukraina Korban Rusia
Putin telah memperingatkan bahwa Moskow akan merespons lebih kuat jika pasukannya berada di bawah tekanan lebih lanjut.
Ancaman ini meningkatkan kekhawatiran bahwa dia pada titik tertentu dapat menggunakan cara-cara yang tidak konvensional seperti senjata nuklir atau kimia.
Biden mengatakan AS akan menanggapi dengan konsekuensi, tetapi menolak memberikan rincian.
"(Rusia) akan menjadi lebih paria di dunia daripada sebelumnya," kata Biden.
"Bergantung pada sejauh mana apa yang mereka lakukan, akan menentukan respons apa yang akan terjadi."
Pejabat pemerintah Rusia telah menolak dugaan Barat bahwa Moskow akan menggunakan senjata nuklir taktis di Ukraina.
Ditanya tentang komentar Biden, RIA Novosti mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang memberikan bantahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-as-joe-biden-dan-presiden-rusia-vladimir-putin-1.jpg)