Polisi Tembak Polisi
Pengacara Brigadir J Sebut Ferdy Sambo Lobi DPR, Kementerian hingga Istana: Info Intelijen
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyinggung upaya Ferdy Sambo untuk meminta bantuan dari sejumlah petinggi negara.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Tersangka Ferdy Sambo diduga telah melakukan upaya untuk mencari bantuan ke petinggi negara terkait kasus yang menjeratnya.
Dilansir TribunWow.com, Ferdy Sambo diduga memanfaatkan poisisinya sebaga Kadiv Propam Polri untuk melobi DPR, Menteri hingga Presiden.
Oleh karena itu, Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga korban Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J meminta dibentuknya tim independen.
Baca juga: LPSK Menolak, Kamaruddin Curiga Komnas HAM Terima Amplop Ferdy Sambo: Dibayar Ngomong Pelecehan
Diketahui, kasus pembunuhan Brigadir J telah melibatkan lima tersangka, hingga pemeriksaan terhadap 97 polisi akibat obstruction of justice.
Namun ternyata, jumlah orang yang terlibat masih bisa terus bertambah.
Hal ini dikarenakan adanya dugaan bahwa Ferdy Sambo telah menggunakan kekuasaannya untuk menghubungi sejumlah pihak dan meminta bantuan.
"Saya terus mendorong Pak Presiden untuk membentuk tim independen," ungkap Kamaruddin dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (15/9/2022).
Menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo telah menghubungi Ketua Komisi DPR dan kementerian yang kemudian menjadi perantara ke istana.
Namun diakui bahwa upaya tersebut belum tentu berhasil atau disetujui oleh pihak yang dilobi.
"Alasannya adalah karena ada juga keterlibatan dari dewan, salah satu Ketua Komisi Dewan dimanfaatkan oleh Ferdy Sambo untuk melobi istana melalui salah satu kementerian dan sekretaris negara."
"Berhasil atau tidak saya tidak tahu, tapi yang jelas berdasar informasi intelijen, itu digunakan."
Adapun menurut Kamaruddin, kementerian yang dihubungi Ferdy Sambo adalah menteri yang dulunya merupakan anggota Polri.
"Kemudian juga melobi kementerian yang lain yang menterinya eks Polri," imbuh Kamaruddin.

Baca juga: Yakin Konsorsium 303 Kaisar Ferdy Sambo Bukan Hoaks, IPW Bongkar Jumlah Bayaran Bekingan Bandar Judi
Sebelumnya, anggota tim pengacara Brigadir J lainnya, Johnson Panjaitan menduga ada keterlibatan Komnas HAM dan Komnas Perempuan dengan upaya pembebasan tersangka Ferdy Sambo.
Johnson mengungkapkan kecurigaan ada kerjasama antara Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang sengaja kembali mengangkat isu pelecehan seksual istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi oleh Brigadir J.