Polisi Tembak Polisi
Beri Arahan Kasus Ferdy Sambo, Kapolri Minta Perjudian Diberantas: Yang Tak Sanggup Angkat Tangan
Kapolri Listyo Sigit Prabowo perintahkan jajarannya untuk tegas menangani kasus Ferdy Sambo dan berantas tindak perjudian.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan tegas kepada jajaran Polri saat rapat internal, Kamis (18/8/2022).
Dilansir TribunWow.com, Listyo Sigit menyampaikan instruksi terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang melibatkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Ia kemudian memberikan penegasan dalam pemberantasan judi serta pelanggaran lain demi mengembalikan kepercayaan publik.
Baca juga: Terancam Hukuman Mati Seperti Ferdy Sambo, Ini Alasan Putri Candrawathi Masih Belum Ditangkap
Dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (19/8/2022), Kapolri meminta tim khusus untuk fokus menangani kasus 'Duren Tiga'.
Disampaikan bahwa dalam sejumlah survey, kepercayaan publik menurun drastis kepada Polri setelah kasus ini mencuat.
Namun, kini kepercayaan publik mulai meningkat setelah Ferdy Sambo dijadikan tersangka.
Sebagai informasi, Ferdy Sambo diisukan telah menjalankan sejumlah bisnis gelap terkait penjudian.
Belum lama ini, beredar bagan grafik bergambar yang memperlihatkan eks Kadiv Propam itu ada di puncak jaringan yang diduga terlibat dengan bandar judi.
Dalam instruksinya, Kapolri sempat juga menyebutkan mengenai pemberantasan praktik ilegal ini.
"Beberapa hal yang menjadi catatan, yang namanya perjudian, apa pun bentuknya, apakah itu darat, online, semua itu harus ditindak," tegas Listyo Sigit, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Profil Kuat Maruf, Sopir Putri Candrawathi Disebut Tahu Rencana Ferdy Sambo untuk Bunuh Brigadir J
Tak tanggung-tanggung, Listyo Sigit mengancam akan mencopot seluruh pejabat Polri yang terlibat dengan praktik perjudian ini.
Ia menyamaratakan dan tidak akan memberi toleransi baik dari tingkat Polres, Polda hingga Mabes Polri.
"Saya tidak ada memberikan toleransi. Kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot. Saya tidak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu Direktur, apakah itu Kapolda, saya copot."
"Demikian di Mabes (Polri) juga sama, tolong betul-betul diperhatikan."
Selain itu, Kapolri juga mewanti-wanti agar aparat tak bermain-main dengan urusan pidana narkoba.