Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Buat Putri Candrawathi Menangis hingga Ferdy Sambo Murka, Kejadian di Magelang Kini Diusut Timsus

Timsus bentukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bertolak ke Magelang, Jawa Timur, untuk menyelidiki motif pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase istimewa via Tribunnews.com dan youtube kompastv
Kolase foto Putri Candrawathi dan Brigadir Yosua alias Brigadir J (kiri) dan Ferdy Sambo. Pihak Timsus Kapolri kini mulai menyelidiki motif pembunuhan Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah. 

Di awal kasus terungkap, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J disebut ditembak mati seusai melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi (PC) selaku istri dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Namun kini terungkap bahwa skenario tersebut adalah karangan dari tersangka utama yakni Irjen Ferdy Sambo yang melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkit dugaan motif bahwa kliennya sebenarnya dibunuh gara-gara membocorkan rahasia Irjen Ferdy Sambo kepada istri sang jenderal yakni PC.

Baca juga: Kabareskrim Sindir Pengacara Bharada E Kerap Umbar Fakta Kasus Pembunuhan Brigadir J di Publik

Dugaan ini disuarakan oleh Kamaruddin dalam Hot Room di YouTube metrotvnews, Rabu (10/8/2022).

"Ada dugaan yang diduga adalah pelakunya si bapak (Ferdy Sambo -red). Dugaan ada wanita lain," kata Kamaruddin.

Kamaruddin menjelaskan, Brigadir J diketahui membocorkan rahasia dari Irjen Ferdy Sambo saat ditanya oleh PC.

"Kemudian si ibu (Putri Candrawathi) menanyakan kepada almarhum 'Bapak kemana? Kok tidak pulang?'," ungkap Kamaruddin.

"Diduga almarhum ini memberitahu 'Bapak pergi ke sana maka tidak pulang'. Disebutkanlah satu tempat dengan si cantik," imbuh Kamaruddin.

Kamaruddin menjelaskan, pertengkaran sempat terjadi antara PC dan Irjen Ferdy Sambo seusai Brigadir J membocorkan rahasia atasannya tersebut.

Barulah setelah pertengkaran terjadi, Brigadir J menerima ancaman pembunuhan dari ajudan sang jenderal.

"Akibatnya ada lagi ancaman kepada dia (Brigadir J) tapi dari para ajudan gara-gara ini, ibu jadi sakit," ujar Kamaruddin.(TribunWow.com/Via/Anung)

Berita lain terkait

Tags:
Putri CandrawathiIrjen Ferdy SamboBrigadir JBharada EMagelang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved