Polisi Tembak Polisi
Buat Putri Candrawathi Menangis hingga Ferdy Sambo Murka, Kejadian di Magelang Kini Diusut Timsus
Timsus bentukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bertolak ke Magelang, Jawa Timur, untuk menyelidiki motif pembunuhan Brigadir J.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Tidak, kita juga mendasari keterangan yang bersangkutan juga dalam proses penyidikan yang kami lakukan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Ferdy Sambo diketahui memiliki rumah mewah dua lantai di kawasan Elite Cempaka Residence Blok C.
Menurut penuturan ketua RT setempat, rumah bertingkat dengan warna kuning gading tersebut diketahui sebelumnya sebagai milik eks Kapolri Idham Aziz.
Baca juga: Keluarga Brigadir J bakal Laporkan Balik Istri Irjen Ferdy Sambo? Ini Jawaban Ayah Yosua
Bharada E Sempat Ditelepon Istri Irjen Sambo
Diberitakan sebelumnya, Richard Eliezer alias Bharada E ternyata sempat ditelepon oleh Putri Candrawathi (PC) ketika dirinya berada di Magelang, Jawa Tengah.
Pada saat itu PC yang merupakan istri dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menangis-nangis menelepon Bharada E.
Dikutip TribunWow dari Dua Sisi tvOne, informasi ini disampaikan oleh kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara.
Baca juga: Viral Foto Putri Candrawathi Pegang Tangan Brigadir J saat Pose, Ada Bripka RR yang Kini Tersangka
Deo menjelaskan, peristiwa yang membuat Irjen Sambo marah berada di Magelang.
"Di Magelang Ricky (Bripka RR) dan Richard itu diperintahkan untuk antar makanan anaknya Sambo ke sekolah Taruna Nusantara," ujar Deo.
Deo lalu bercerita sekira pukul 17.00 WIB, Bharada E ditelepon oleh PC.
"Richard itu Ricky di mana, tolong kemari sambil nangis-nangis," terang Deo.
Pada saat itu Bharada E langsung memberikan ponsel ke Bripka Ricky dan kemudian mereka berdua buru-buru pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, Bripka RR dan Bharada E bergegas naik ke atas rumah namun ada orang pribadi Irjen Sambo bernama Kuat melarang Bharada E untuk ikut campur.
"Dia (Richard) enggak ngerti apa yang terjadi," kata Deo.
"Ketika saya tanya Richard dalam interview saya, apa yang terjadi Richard? Saya enggak tahu bang."