Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia akan Kena Sanksi Lagi dari Uni Eropa, Dibuat Kesulitan Lakukan Impor, Ini Penjelasannya

Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala mengatakan Uni Eropa (UE) sedang mempersiapkan paket sanksi ketujuh terhadap Rusia.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Olga Maltseva/AFP
Pasukan militer Rusia saat melakukan parade hari kemenangan di Saint Petersburg, 9 Mei 2022. Terbaru, Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala mengatakan Uni Eropa (UE) sedang mempersiapkan paket sanksi ketujuh terhadap Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Rusia harus menerima kenyataan bahwa mereka akan kembali mendapat sanksi dari Uni Eropa.

Pasalnya, UE kini sedang mempersiapkan paket sanksi ketujuh terhadap Moskow.

Dilansir Tribunnews.com, hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala.

Petr Fiala menegaskan, paket sanksi baru tersebut tidak akan membatasi impor gas Rusia.

Baca juga: Demi Lawan Rusia, Pasukan Militer Ukraina Usir Ibu Hamil hingga Bayi Baru Lahir dari RS Bersalin

Fiala menambahkan, eksekutif UE sedang menyelesaikan paket sanksi baru ini, yang diperkirakan akan mencakup larangan impor emas, memperluas daftar barang yang dilarang diekspor ke Rusia, dan menargetkan lebih banyak individu Rusia.

"Paket ketujuh sedang dipersiapkan, dan saya pikir ini adalah kursus yang bagus," ujar Fiala, yang dikutip dari Reuters.

Perdana Menteri Republik Ceko ini juga mengungkapkan, Komisi Eropa akan mempresentasikan paket sanksi baru ini dalam beberapa hari mendatang sehingga dapat disetujui negara-negara anggota UE.

"Yang pasti bermasalah adalah memasukkan energi ke dalam sanksi, karena aturan harus dipatuhi bahwa sanksi harus memiliki dampak yang lebih besar pada Rusia daripada negara-negara yang memberlakukan sanksi," kata Fiala dalam sebuah wawancara di kantornya di ibu kota Ceko, Praha.

Sebelum invasi Rusia ke Ukraina, UE memperoleh 40 persen kebutuhan gasnya dari Moskow.

Sementara itu, Fiala menyatakan Ceko melakukan segala upaya untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap energi Rusia.

Baca juga: Putus Kontak sejak Anaknya Perangi Pasukan Ukraina, Ibu di Rusia Dapat Kabar Buruk dari Medsos

Enam putaran pertama sanksi UE terhadap Rusia, termasuk pembekuan aset dan pelarangan visa bagi oligarki Rusia, kontrol ekspor, pembekuan aset bank sentral Rusia, pemutusan bank Rusia dari sistem layanan keuangan internasional SWIFT, serta larangan impor batu bara dan minyak Rusia.

Namun sanksi UE belum menyentuh impor gas Rusia, bahkan di tengah seruan Ukraina untuk mengembargo gas Rusia.

Paket sanksi baru yang sedang disiapkan ini datang disaat meningkatnya kekhawatiran di Eropa bahwa Rusia akan memperpanjang pemeliharaan pipa gas Nord Stream 1, yang awalnya dijadwalkan pada 11 hingga 21 Juli.

Pemeliharaan pipa gas ini, akan semakin membatasi pasokan gas Eropa dan mengganggu rencana negara-negara Eropa untuk mengisi penyimpanan gasnya menjelang musim dingin, serta mengancam terjadinya krisis energi.

Fiala mengatakan Eropa harus bersiap jika aliran dari pipa Nord Stream 1 tidak akan dibuka kembali, dengan mencari sumber pasokan gas aternatif, dan siap untuk berbagi pasokan di antara negara-negara anggotanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
RusiaUni EropaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyMoskow
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved