Konflik Rusia Vs Ukraina
Ulangi Insiden Mariupol, Rusia Serang Warga yang Berlindung di Pabrik Kimia Azot Ukraina Timur
Serangan Rusia telah menyebabkan kebakaran besar di sebuah pabrik kimia di kota Severodonetsk Ukraina di mana pertempuran tanpa henti berkecamuk.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Rusia telah menderita kerugian sangat signifikan di Donbas.
Dia juga mengatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali desa-desa dan kota-kota di wilayah tenggara Kherson dan Zaporizhzhia.
Di sisi lain, Ukraina telah memohon lebih banyak senjata dari sekutunya, memperingatkan bahwa Rusia memiliki artileri setidaknya 10 kali lebih banyak.
Baca juga: Putin Berang Ancam Serang Target Baru di Ukraina jika AS Kirim Pasokan Rudal Jarak Jauh
Baca juga: Pengakuan Tentara Rusia yang Menolak ke Medan Perang di Ukraina: Tak Ingin Membunuh dan Dibunuh
Ukraina sempat Desak Mundur Rusia
Sebelumnya, Ukraina mengklaim telah menguasai setengah dari Severodonetsk, di mana pertempuran sengit dengan Rusia berlangsung.
Militer Kyiv berhasil mendorong mundur upaya Rusia untuk merebut kota timur yang menjadi kunci pertempuran untuk wilayah Donbas.
Meski begitu, pihak Ukraina masih mengantisipasi adanya serangan balasan dari Rusia yang mungkin dilancarkan dalam waktu dekat.
Pernyataan ini disampaikan gubernur regional Luhansk Sergiy Gaidai yang menyatakan Ukraina mengalami kemajuan dalam dua hari terakhir.
Kabar ini dibagikannya melalui sebuah wawancara yang diposting di saluran media sosial resminya.
Puncaknya, pada Minggu (5/6/2022), pasukan Kyiv berhasil menguasai setengah wilayah yang diperebutkan.
Akan tetapi mereka memperkirakan akan adanya serangan balasan besar-besaran dari pasukan Rusia dalam beberapa hari mendatang.
"Angkatan bersenjata kami telah membersihkan setengah (wilayah) pusat industri dari pasukan Rusia," kata Gaidai dilansir TribunWow.com dari The Moscow Times, Minggu (5/6/2022).
"Setengah dari kota sebenarnya dikendalikan oleh pasukan kita."
Sebagai informasi, Severodonetsk adalah kota terbesar yang masih berada di tangan Ukraina di wilayah Luhansk, yang merupakan bagian dari Donbas.
Pasukan Rusia secara bertahap maju ke lokasi itu dalam beberapa pekan terakhir setelah mundur dari daerah lain, termasuk di sekitar ibu kota Kyiv.