Breaking News:

Penyakit Hepatitis

Cara Mencegah Hepatitis Akut, Waspada 15 Suspek Sudah Terdeteksi di Indonesia

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, kini tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut di Tanah Air.

Editor: Lailatun Niqmah
Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, kini tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut di Tanah Air, Senin (9/5/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus hepatitis akut yang terjadi di berbagai negara kini diduga sudah sampai Indonesia.

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, kini tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut di Tanah Air.

Memahami gejala dan cara penyecegahan hepatitis akut atau hepatitis misterius pun menjadi penting untuk diketahui.

Baca juga: Waspada Hepatitis Akut, Sebagian Kasus Tak Tunjukkan Gejala Demam pada Anak, Cek Ciri-cirinya

Belum Bisa Dipastikan Vierus Penyebab Hepatitis Akut

Diketahui, tiga kasus pertama dilaporkan pada tanggal 27 April, beberapa hari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya kejadian luar biasa (KLB) atau outbreak di Eropa terkait hepatitis akut.

Menindaklanjuti hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuat Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

Dengan adanya SE itu diharapkan semua rumah sakit dan dinas kesehatan segera melakukan surveillance monitoring terhadap kasus hepatitis akut.

"Tanggal 27 April itu kita sudah langsung mengeluarkan surat edaran agar semua rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan surveillance monitoring terhadap kasus ini," kata Budi dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022).

Kemenkes, lanjut Budi, juga telah berkomunikasi dengan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai hepatitis akut.

Saat ini masih belum bisa dipastikan virus yang menjadi penyebab hepatitis akut.

Penelitian sedang dilakukan bersama-sama oleh peneliti Indonesia yang bekerja sama dengan WHO, Amerika Serijat dan Inggris.

"Memang kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang 100 persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini," jelas Budi seperti dikutip Sekretariat Kabinet RI.

"Sekarang penelitian sedang dilakukan bersama-sama oleh Indonesia, bekerja sama dengan WHO dan kita bekerja sama dengan Amerika (Serikat) dan Inggris, untuk bisa mendeteksi secara cepat penyebab penyakit ini," tambahnya.

Namun, untuk sementara kemungkinan besar penyebab hepatitis akut adalah adenovirus strain 41.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved